Review Wardah Morning Essentials Body Moisturizer, Kombinasi Keren Green Tea dan Aloe Vera

Assalamualaikum.. 
Jadi gini, saya memang jarang banget nulis dengan tema beauty, pernah.. Tapi uda lama enggak. Terus, kemarin baru dapat hampers dari Wardah Banjarmasin pas acara buka puasa bareng. Lah kok isinya salah satu favorit aku, jadi rasanya sayang kalau tidak di review.

Edukasi Lengkap Merawat Kesehatan Kewanitaan dalam Hijup Bloggers Meet Up bersama Softex Daun Sirih

Sebagai seorang ibu, sekaligus blogger aktif. Tentu tidak semua undangan event bisa saya datangi. Selain karena kesibukan di rumah, juga karena saya cukup selektif memilih kemana saya akan meluangkan waktu. Seberapa besar manfaatnya?

HIJUP bloggers Meet Up
dan Softex Daun Sirih

Pasta Fettuccine Kari So-good jetz untuk Berbuka puasa penuh semangat

Assalamualaikum.. 
Sudah memasuki 10 hari terakhir Ramadhan, semua fokus beribadah berusaha meraih berkah sebanyak-banyaknya. Dan tentu saja, termasuk mengurangi jam memasak. Semua di buat dengan gampang, agar lebih banyak waktu untuk ibadah.

Fettuccine Kari So Good Jetz

Ketika Harapan Para Ibu Tentang Rokok Mendapatkan Pencerahan

Ketika usia 9 bulan, saya di diagnosa menderita flek pada paru-paru saya. Dari hasil rontgen, Dokter melihat paru-paru saya penuh dengan flek hitam seperti seorang perokok berat. Padahal dengan usia segitu tidak mungkin saya merokok, bukan? 

4 Aplikasi untuk Berbagi Kebaikan

Assalamualaikum..
Selamat menjalankan ibadah Ramadhan dulu ya untuk semua umat muslim yang sedang berada dalam bulan penuh berkah. 
Tentu saja di bulan penuh berkah ini kita ingin sekali memperbanyak ibadah agar tabungan pahala juga makin banyak. 

Apa saja aplikasi di smartphone anda? 

Belajar Menjadi Travel Blogger dari Lina Sasmita

Assalamualaikum...
Tidak terasa, sudah dua tahun saya berkumpul dengan Mba Lina Sasmita dalam sebuah group WA blogger Perempuan. Yang awalnya saling sungkan sampai akhirnya terasa hangat dan akrab. Dari Mba Lina, saya banyak belajar menjadi real Travel Blogger. 

www.linasasmita.com

Saya belum pernah bertemu langsung dengan Mba Lina. Tapi rasanya seperti sudah jadi kawan lama (maunya sih di anggap begitu, hahaha) padahal sih Mba lina lebih tua daripada saya. Maafkan atas ngelunjaknya sikapku, Mba.. Hahaha


Jadi gini, apa sih yang mau saya ceritakan sebenarnya tentang beliau? Yang mau saya ulas adalah bagaimana beliau konsisten pada passionnya dan akhirnya bertemu dengan berbagai hal yang mendukung. Semacam kaya, semesta mendukung passion beliau. 

Kalau kalian melihat header blog saya yang mengatakan kalau saya adalah lifestyle dan travel blogger, tapi nyatanya tulisan saya lebih dominan di lifestylenya. Sedangkan travelnya, meskipun senang melakoni bidang itu, tapi jumlah postnya belum bisa menyaingi lifestyle postnya. 

Dari Mba Lina lah saya sering terkagum-kagum betapa seriusnya Mba Lina ketika bertualang dan menjadi travel blogger. Tidak main-main loh. Sekitar 25 gunung dan 32 pulau sudah di jelajahi. Dan beliau ngeblog dari taun berapa? Tahun 2005 gaes. Saat banyak orang belum kenal blog. Bahkan saya yang mulai ngeblog tahun 2008 saja saat itu isinya hanya curhatan tidak jelas. Mba Lina justru sudah menemukan passionnya di dunia traveling dan blogging. 

Hobby Mba Lina sendiri selain traveling sebenarnya banyak, suka juga sepeda-an, baca buku,  bahkan filateli. Saya juga sejak SD sampai SMA suka banget filateli tapi sekarang itu album filateli nya pada kemana semua aku tak tau. Hehehe... Pasti sekarang sudah jadi barang langka semua itu perangko yang saya koleksi. 

Sekarang poin-poin yang bisa saya ambil dari mba Lina bisa saya rangkum jadi begini:

1. Tekun
Ketika beliau menyatakan hobi saya adalah mendaki gunung, beliau akan menekuninya. Tak peduli orang memuji atau tidak, orang akan berkomentar di blognya atau tidak. Pokoknya tetap saja mendaki gunung dan tetap menulis blog hingga akhirnya mendapatkan suami dengan hobi yang sama, yaitu mendaki gunung. Seperti dapat rejeki nomplok ya, mbak! Hahaha.. 

2. Konsisten
Sebagai travel blogger yang suka jalan kemana saja, dan menulis tentang tempat apa saja. Beliau konsisten bahwa bidangnya adalah di dunia travel. Sedangkan tulisan dengan topik lain saya lihat tidak banyak. Hal inilah yang bikin setiap orang awet dengan profesi yang digeluti, yaitu karena konsisten dalam melakukan suatu hal. Termasuk komit untuk menulis tema Travel ini. 

3. Bekerja dengan hati
Selama bersama di group, saya lihat mba Lina cukup selektif dalam memilih job. Saya faham betul sebagai seorang blogger dengan jam kerja tinggi di tambah dengan profesi sebagai karyawan di sebuah perusahaan Jepang membuat beliau harus selektif memilih pekerjaan blogging yang berbayar. Hasilnya juga terlihat, bahwa hasil tulisan beliau, meskipun sponsored post biasanya di tulis dengan matang dan tidak asal-asalan. 

4. Rendah hati
Meskipun beliau tergolong Travel blogger mastah yang jam kerjanya sudah tinggi. Tapi beliau tetap berbaur di group dengan rendah hati, tanpa merasa senior atau merasa jadi selebblog. Beliau bisa dengan ringan hati berbagi informasi, ilmu, bahkan kadang tidak segan bertanya pada kami yang muda ini, padahal kami gak ada apa-apanya ilmu bloggingnya di bandingkan sama beliau. 


Saya rasa 4 hal ini yang paling banyak saya petik ilmunya dari Mba Lina Sasmita. Jadi jika akhirnya saya memutuskan untuk concern menulis blog tema travel, saya harus bisa mengikuti langkah-langkah beliau juga memukainya bagaimana. 

Jika kalian ingin kenal lebih jauh bisa sowan langsung ke rumah maya Mba lina di www.Linasasmita.com atau ke media sosialnya. Tenang saja, beliau sangat baik dan rendah hati, jadi pasti welcome dengan kedatangan siapa saja. 

Mba Lina bertualang
bersama Putri Tercinta

Saya senang bisa kenal baik sama Mba Lina. Semoga beliau pun senang berteman dan akrab sama saya. Hihihi.. Suatu saat doain saya bisa main ke Batam ya, supaya bisa ketemu mba Lina dan punya foto bareng untuk di letakkan di post ini. 

Ketika Badan Langsing dan Rutin Olahraga Saja belum menjamin Badan sehat

Assalamualaikum.. 
Bagi sebagian orang, memiliki badan langsing adalah harapan besar. Langsing yang dalam KBBI berarti Lampai atau Ramping dimana di analogikan ke Tubuh sehingga kita sering menggunakan kata langsing untuk mewakilkan seseorang dengan bentuk tubuh ideal. 


Tips Agar Bisa Melahirkan dengan Sehat dan bahagia

Pasangan suami istri mana sih di dunia ini yang tidak senang jika dikaruniai seorang anak? Tentu saja mereka akan tampak bahagia, sebab memiliki momongan memang menjadi hal yang paling di damba-dambakan oleh setiap pasangan suami istri diseluruh dunia. 

4 Alasan Utama Memilih Pindy sebagai Jajanan Anak

Meski kita tau jajanan tidak semuanya baik, tapi kita memang tidak bisa menghindari sepenuhnya. Setidaknya ada saja saat-saat akhirnya kita dengan lapang dada membiarkan anak jajan. Tentu saja kita ingin anak kita bergaul se-natural mungkin dengan anak lainnya. Cuma, jajanan yang dipilih tentu ada syaratnya donk ya..


Anak saya akhirnya mengenal jajanan ketika mulai sekolah PAUD, meski sekolah bawa bekal masing-masing, kadang dapat juga jajanan lain selain dari saya yaitu dari teman-temannya yang bagi-bagi. Hihihi.. Masa iya saya tega ngelarang kalau anak kecil sedang belajar berbagi dan saling mengasihi. 

Ketika mulai berburu jajanan itu sekitar tahun 2013-2014. Saat itu saya masih ingat sekali, mencari jajanan yang menurut saya baik dan boleh di konsumsi anak itu masih sangat sulit, setidaknya versi saya ya. Mencari permen, cookies, bahkan roti yang ada logo halalnya aja saat itu masih cukup sulit. Kalau yang ada nomor BPOM-nya sih sudah lumayan banyak, hanya logo halal yang masih sedikit. Jadi akhirnya saat itu harus beradaptasi dan menerima keadaan. Alhamdulillah-nya saat itu Qorira selalu mengerti setiap saya mengembalikan jajanan yang sudah saya ambil karena tidak ada logo halalnya.

Tahun berganti, alhamdulillah dengan terbatasnya jajanan dengan logo halal membuat anak saya tidak banyak jajan. Sejak kecil dia sudah saya ajarkan untuk mengenali logo halal. Jadi bila tidak ada logo tersebut, dia mengembalikan ke rak makanan dengan sukarela. 


Mengapa hanya mengajarkan anak mengenali logo halal, dan tidak mengenali nomer BPOM?  Karena menurut regulasi MUI bahwa syarat memiliki sertifikat halal MUI haruslah memiliki nomer BPOM terlebih dahulu. Jadi bisa di simpulkan, jika memiliki logo Halal MUI, otomatis sudah memiliki nomer BPOM juga. Tapi tidak sebaliknya loh ya. Memiliki no BPOM tidak selalu memiliki logo halal. Jadi patokannya ke logo halal saja yang saya ajarkan ke anak. 

Lalu kenapa Jajanan harus Halal? 

  1. Kewajiban, Tentu saja karena aturan agama yang mewajibkan saya memilih yang halal. 
  2. Aman bagi kesehatan. Seperti yang saya tulis di atas, bahwa jika sudah memiliki logo halal, otomatis sudah memiliki nomer BPOM atau no Depkes untuk produk skala kecil. jadi secara langsung logo Halal MUI sudah mewakili bahwa produk tersebut aman di konsumsi sesuai aturan pakainya.
  3. Ketenangan hati, tentu saja karena jika mengkonsumsi yang haram, maka ibadah dan doa-doa kita ditolak oleh Allah SWT. ujung-ujungnya hanya karena jajanan tidak jelas halalnya, hidup kita jadi gelisah.
Bagaimana anak bisa pro kepada makanan halal? Padahal cemilan di luar sana begitu menggiurkan.

Sejak Balita saya memang sudah mengenalkan Tuhan kepadanya, bahwa kita semua adalah mahluk ciptaan Allah SWT. Sebagai hamba Allah kewajiban kita adalah mengikuti perintah-Nya dan menjauhi larangannya. Yang di bolehkan dalam islam disebut halal, dan yang tidak boleh disebut haram Dan jika Allah bilang tidak boleh, maka Mama juga akan bilang tidak boleh. Jika makanannya halal, mama akan ijinkan begitu pula Allah juga pasti meridhoi. awalnya saya pikir terlalu dini mengajarkan soal halal haram ini pada anak PAUD, ternyata saya yang meremehkan anak. Padahal si anak sendiri ternyata langsung mengerti dan mematuhi, jadi patuh tidaknya anak tergantung bagaimana cara kita menjelaskannya dengan bahasa yang mudah di mengerti. 


Kalau tidak memiliki logo Halal MUI bagaimana? 
Anak saya sejak dini saya ajarkan, memang tidak semua jajanan berpatok kepada logo halal saja. Karena ada banyak makanan yang boleh dibeli meski tidak berlogo halal. Contohnya, kue basah atau makanan apa saja yang di olah secara alami yang penting bersih,  itu boleh.

Makanan alami biasanya sudah kita ketahui bahannya. Meskipun terkadang penjual jajanan pasar juga pernah menambahkan pemanis atau pewarna, namun jika terlihat wajar dan menggunakan bahan aman ya tidak apa-apa karena semua biasa saja selayaknya masakan rumah yang di olah sendiri.

Sedangkan jajanan dengan kemasan atau yang dibuat dengan skala pabrik, maka wajib mengetahui ada tidaknya logo halal. Karena skala besar, kita tidak tau bahan dasarnya dan ada kontaminasi haram atau tidak. Maka logo halal MUI tadilah yang menjadi pegangan, bahwa produk tersebut di jamin halal dari hulu ke hilir. Jika produksi berteknologi tersebut tidak berlogo halal, saya selalu bilang pada anak saya untuk bersabar, cari merk lain atau tunggu merk yang dia mau sampai berlogo halal. Alhamdulillah, bisa di jalankan sampai saat ini. 

Apakah itu saja cukup? Belum.. Masih ada lagi kriteria yang menjadi syarat jajanan anak saya. Yaitu bahan baku utama yang bermutu dan cocok untuk anak. Contohnya: tidak boleh mengkonsumsi permen berbahan kopi atau soda atau bahan lain yang tidak baik untuk anak. Boleh di konsumsi jika permen terbuat dari bahan susu atau buah-buahan. Begitu contoh sederhananya. 

Syarat apa lagi yang penting untuk jajanan anak? 
Tentu saja kita utamakan hak asasinya untuk bahagia, yaitu dengan mengutamakan yang di sukai oleh anak. Percuma juga semua syarat lain kalau anaknya tidak suka, ya kan? 

Sebagai penutup, tentu saja adalah memilih jajanan yang tidak expired. Hal ini perlu juga di ajarkan ke anak. Alasannya tentu karena anak tidak selamanya bersama kita, jadinya si anak harus wajib Mandiri dan bisa menjaga kesehatannya sendiri dengan hanya memakan hal-hal baik juga. Jadi anak wajib tau kapan makanan tidak boleh di konsumsi lagi.

Jadi kalau di simpulkan, jajanan wajib memiliki syarat sbb:
  1. Halal
  2. Bahan yang baik
  3. Disukai anak
  4. Tidak expired. 

Ke-4 syarat tersebut, saat ini saya temukan dalam Pindy permen susu. Permen susu yang saya Coba dalam 3 rasa, yaitu : milk chewy, chocolate and milk chewy, strawberry and milk chewy. Kok saya tau? hehehe, betul, saya memang mencobanya lalu suka juga, bahkan suami saya pun ikut-ikutan. Ternyata Pindy itu enak, makanya wajar anak saya suka. Masa kecil saya bukan tidak bahagia ya, hanya saja saya penasaran kenapa anak-anak saya dari yang pertama hingga si bungsu sangat menyukai permen ini, selalu mencari alasan untuk ikut mencoba jajanan anak-anak, hahaha.

Kalau sudah begini, yang biasanya sering ditanyakan orang lain adalah bagaimana cara mempertahankan kondisi seperti ini?

kalau versi saya, istiqomah itu memang tidak mudah tapi bukan berarti tidak mungkin. satu-satunya jalan adalah dengan komitmen yang kuat dan konsisten. jadi setiap anak melihat kita belanja, ajak anak terlibat memilih produk yang ada logo halalnya dan expirednya. Jika memang statusnya syubhat (tidak memiliki kejelasan halal haramnya), maka lebih baik tinggalkan. Dari situ anak belajar dan melihat orang tuanya konsisten menerapkan yang halal. Bagaimanapun juga, perintah itu lebih efektif ketika berbentuk contoh dan suri tauladan ketimbang dalam bentuk suruhan.

Sekarang saya sudah menjelaskan tentang alasan, cara menyeleksi jajanannya dan akhirnya istiqomah. Kuncinya ternyata adalah istiqomah itu. Memulai segala sesuatu itu mudah, bertahan dam komitmen yang susah. Dan saya sudah berusaha untuk selalu komitmen dan melanjutkan kebiasaan ini kepada anak ke -2 saya, yang tahun ini akan mulai sekolah dan mengenal jajanan juga.

Yang tahun ini mau masuk sekolah TK
Dan belajar bawa bekal jajan

Mengulas tentang Pindy permen susu, berikut sedikit review dari saya untuk para penggemar Permen:

1. Rasa
Rasanya enak menurut saya, ketiga anak saya menyambut antusias dalam menyelesaikan misi menghabiskan permen Pindy, di bantu oleh saya orang tuanya. Hahaha.

2. Kemasan
Kemasannya berwarna biru dan bertulis besar,  Susu. Sehingga hal ini juga bisa memancing anak untuk membukanya. Mudah di buka juga. Untuk pembelian 1 pack permen susu pindy isinya 50 butir. Cukup banyak jadi gak harus sering bolak balik beli.

3. Komposisi
Pindy permen susu mengandung lemak susu, lemak nabati, perisa susu dan pengemulsi lesitin kedelai dan bahan-bahan lainnya sampai menjadi kembang gula lunak rasa susu yang disukai anak-anak.

4. Harga
Harga permen susu Pindy sih biasa aja ya. Terjangkau dan mudah di dapat di toko-toko terdekat di kota anda. Pokoknya gak bikin kantong para mamah bolong. Apalagi karena 1 pack isi 50 butir, kelebihan uang belanjanya bisa buat nambahin beli skincare ya. (Modus tersembunyi)

=============

Jangan banyak makan permen, nanti giginya ompong. Benarkah??

Rasa-rasanya, sudah sering juga kita dengar ya bahwa para orang tua banyak yang melarang anaknya mengkonsumsi permen. sebenarnya apa yang salah, apa karena manis akan merusak gigi? tentu saja permen manis. tapi tidak merusak gigi apabila selalu mengutamakan kesehatan gigi dan mulut. contohnya dengan sering menyikat gigi, sering berkumur atau juga sering ke dokter gigi untuk membersihkan plak yang membandel. Dengan begitu, efek makanan manis tidak akan banyak merusak gigi kita.

Banyak makan permen tidak aman untuk kesehatan, lalu bagaimana?

Apapun yang dikonsumsi terlalu banyak pasti tidak sehat, kan? Bahkan nasi sekalipun kalau terlalu banyak tidak baik. Tentu saja Pindy Permen susu sebagai jajanan tetep berlaku sebagai cemilan, bukan makanan utama. Di konsumsi dalam batas wajar, insyaallah tidak merusak kesehatan. Apalagi biasanya saya setiap anak mengkonsumsi jajanan, saya selalu mengimbangi dengan banyak minum air putih, agar tubuh selalu membuang apapun yang tidak penting dalam tubuh anak.

Ditambah juga dengan mengimbanginya dengan olahraga dan istirahat cukup. Iya, meski anak-anak tetap perlu olahraga, bukan? Intinya pola hidup sehat ya. Kalau semua berjalan teratur, pasti badan juga tidak mudah diserang penyakit.

Nah, semoga setelah membaca semua saran dan ulasan di tulisan saya ini, sedikit banyak bisa membantu Para Ibu, mama, bunda, untuk lebih selektif dalam memilih jajanan anak dan jangan lupa jajanannya harus selalu yang sehat-sehat ya.

Kalau mau tau lebih lanjut tentang Pindy permen susu ini, silakan langsung cek ke medsosnya.
IG   : @permenpindyID
FB  : Permen Pindy
Selamat Mencoba..

3 varian permen pindy

Tips mengajari anak menghafal Al-Quran ala hafizh cilik, La Ode Musa (part 2)

Assalamualaikum..
menyambung tulisan di part 1 kemarin, saya ingin melanjutkan ke part 2. Jika di part 1 banyak membahas soal persiapan secara internal orang tua kepada anak, maka di part 2 saya akan menulis rangkuman ulasan ketika orang tua Musa menjelaskan. Berupa tanya jawab dari para hadirin.

Fyi, La Ode Musa adalah pemenang pertama lomba hafiz cilik Indonesia yang di pandu oleh Irfan Hakim, dan menjadi Juara 3 lomba Hafidz tingkat International.


ruliretno.com | BLOG DESIGN BY Labinastudio