Traveling Ala Kadarnya Ke Singapura, Part 1 (Parsiapan)

Traveling irit di Singapura

Haji Lane, Singapore

Assalamualaikum..
Hai-hai.. Akhirnya aku nulis juga tentang perjalananku ke Singapura. Mungkin ceritanya akan jadi beberapa episode, di mulai dari persiapan keberangkatan ya. Pertama-tama, kalo kalian berharap disini bakal dapat info semua pengeluaran serba wah, kalian gak akan dapat informasi itu. Karena kami berangkat dengan modal nekat budget pas-pasan. Kalo kamu berharap semua serba murah, belum tentu juga sih, soalnya murah menurut aku mungkin beda sama murahnya kalian. Jadi disini, mau nyeritain aja kami yang berpetualang dengan ala kadarnya semampu kami (Aku dan suami) ♥️♥️♥️


Kenapa Singapura?

Oke, ada banyak alasan ke Singapura, sementara aku pribadi sebenarnya lebih suka ke pantai daripada wisata kota. Tapi kenapa akhirnya ke Singapura?

1. Tiket ke Singapura lebih murah
Semua tau kan, tiket ke negara-negara tetangga lebih murah daripada wisata domestik. Andai harga tiket domestik murah mungkin saya prefer ke Wakatobi atau Bunaken sih. Yang termurah, memang ke Singapura biasanya. 

2. Paspor suami belum ada stempelnya
Suamiku berkali-kali di ajak pelesiran ke luar negeri gak mau, katanya mahal (aku sangat paham karena dia lagi fokus ke anak-anak yang mulai sekolah semua). Sementara ketika aku mau traveling bareng teman-temanku dia gak ngijinin. Kaya yang berat hati gitu, "kok gak pergi bareng aku aja?" semacam itulah responnya setiap aku minta ijin. Jadi aku gak tega juga, sementara pasporku sudah pernah di stempel ke Malaysia, sementara paspor suami masih bersih. Istri gak tegaan.

3. You'll never know till you have tried
Aku mau menghapus momok yang tertanam di kepala suamiku kalo pergi ke luar negeri itu ribet. Aku adalah orang yang pede banget bahwa kita tidak akan tersesat meski tanpa guide dan sama-sama belum pernah ke Singapura. Aku pede kalo semua itu mudah selama kita bisa berbahasa inggris dan ada internet ditangan. 

4. Awal dari tour negara lain
Okey, maunya ke Istanbul, Osaka, London dan Auckland. Tentu di awali dari yang dekat-dekat dulu kan. Kalo yang dekat ini berakhir baik, harapannya akan membuka jalan ke negara-negara lainnya. Tolong di aamiinkan, aamiin..

5. Uangku cuma cukup sampai Singapura
Jujur saja, uang hasil kerjaku, suamiku tidak pernah ikut campur. Mau ku apakan juga dia gak ngutik-ngutik. Aku sudah bisa beli banyak hal tanpa meminta suami, jajan keperluan wanita sampai ikut tes IELTS pakai uangku sendiri, widih.. Berapa sih penghasilan blogger? Belum sebanyak para blogger hits kok, cuma ya Alhamdulillah kalo dikumpulin lumayan. Sementara uang saku dari suami tetap aku terima tiap bulan ((plis deh, uang saku 😂)). Kali ini aku sengaja menyimpannya untuk sekali-sekali nyenengin suami jadi aku sengaja saat itu gak jajan skincare atau apapun. Aku rasa uangku hanya cukup untuk membeli tiket ke Singapura, jadi tidak banyak pilihan tiket yang bisa kubeli dengan uang ala kadarnya saat itu.

Nah, itulah alasan yang bisa aku tulis selain alasan-alasan personal lainnya yang tidak bisa aku share (lebay amat 😂) oke lupakan. 

Tapi mengajak suami yang gak mau ke Singapore tidak semudah itu, Ferguso. Akhirnya, saat itu tiba ketika sale besar-besaran tanggal 11.11.2018 di Tiket.com (bukan sponsored) ku belilah tiket PP berdua, Surabaya-Singapura seharga 1.5 juta. Dengan rincian, berangkatnya 400K, pulangnya 350K. Total sekitar 750K perorang (angkanya saya bulatkan). Aku membeli bagasi untuk bisa belanja oleh-oleh, selebihnya aku pake koper kabin saja tanpa bagasi. Jadi yang aku bayar ke tiket.com sekitar 1800K. Lalu belum beli tiket Banjarmasin-Surabaya, ah dipikirkan nanti saja, pikirku.
Fyi, aku sudah pernah batal ke Singapura tahun 2018. Waktu itu aku beli tiket promo Airasia, 1 juta berdua PP waktu ada sale kursi gratis, murah banget kan. Tapi batal berangkat karena banyak hal. Duit belum cukup, gak dapat cuti, gak ada yang jagain anak-anak, dsb. Saat itu aku masih stay di Samarinda. Tapi saat itu uangku di kembalikan Airasia. Kalau batal berangkat uang dikembalikan. Uang kursi tiket hangus, uang pajak bandara di kembalikan.

Karena saat itu tiket promo dan kursi gratis hangus, dari 1 juta yang aku bayar, yang kembali uang pajak Bandara yaitu 850K. Yah gak rugi-rugi banget juga batal berangkat. Gak hangus 100% uangku. Jadi pas tahun ini, karena pernah batal aku jadi lebih santai, nothing to lose. Kalau Allah berkehendak aku pasti akan berangkat. Begitu saja pikirku.

Aku serahkan tiket ke Singapore itu ke suami, via forward email tentunya. Kata suami, meskipun dia gak kaget, karena dia tau pas aku hunting tiket itu jam 02.00 dini hari dan berhasil dapat. Dia bilang, "Papah belum ada uang, nanti papa ganti ya" dan aku dengan sok romantis menjawab "Gak usah di ganti, ini hadiah buat Papah, sekali-kali aku traktir plesiran pake uang nulisku". Suamiku memang berulang tahun di bulan desember (bulan depannya), dan aku rasa kado yang paling tepat untuknya adalah jalan-jalan setelah penatnya dia menjalani kesibukan setiap hari. 

Bukankah ini cukup manis? Tidak semanis itu, Esmeralda. Karena aku menyuruh suamiku menanggung akomodasi lainnya, hahaha.. Ini pemerasan gak sih? Pemaksaan lebih tepatnya. Aku soalnya sudah pernah di paksa juga, sedikit pembalasan. Dulu dia mau ke Bali, aku gak mau, maunya ke Lombok. Tau-tau dia beli tiket dan akomodasi di Bali untuk 5 hari. Tidak ada pilihan bagiku selain ikut kan? Siapa yang mau di tinggal traveling ke Bali coba? meski ga pengen, siapa yang mau menghanguskan tiket begitu saja. Emak kan gak mau rugi. 😂😂

Karena suamiku gajian di akhir bulan, ketika akhir november dia uda mulai nyicil. Akhir nopember dia beli tiket Banjarmasin ke Surabaya. Itu juga tetep nunggu tiket diskonan. Akhir gajian Desember, dia beli hotel di Singapura dan di Surabaya (transit 1 malam), akhir gajian januari 2019 dia beli tiket balik Surabaya-Banjarmasin. Dan akhir februari dia beli tiket wahana di Singapura. Alhamdulillah yang dibeli hanya tiket Garden by the bay, dan tiket Sea Aquarium. Yang lainnya kami wisata gratis saja. Suamiku merasa di paksa memang, karena udah terlanjur kebeli tiketnya. Tapi.. Dipaksa yang menyenangkan itu gak masalah gaes, kami sangat bekerjasama. Entah apa kata hatinya saat itu, syukur aku gabisa denger ya.


Bekerjasama gimana? Tugasku adalah, menghemat belanja rumah tangga supaya cukup untuk bekal belanja di SG, uang untuk beli makan, transport, dan oleh-oleh. Aku juga getol banget nyari Job, kami juga merencanakan ke Batam, aku bilang, aku yang akan traktir akomodasi di batam. Cerita di Batam nanti di postingan terpisah ya. Dan alhamdulillahnya, ada aja job yang nyangkut sebelum berangkat itu. Masyaallah.. 

Kok kayanya kami kerja keras banget untuk ini? Mending uangnya buat beli sepeda motor, mending buat nabung haji, mending buat blablabla.. Kami juga mikirin itu gaes, tapi gak usah di umumin juga kan. Kalau mau nyinyir jangan disini. Tiap rumah tangga punya ukuran sepatu yang berbeda-beda.. Jangan banding-bandingin atau ada mendingan-mendingan diantara kita. Eaaaa, kok jadi nge-gas.. Hahaha.. Gak kok, kidding!

Intinya, untuk semua ini aku harus kerja keras. Kalo gak di paksain tu kadang ya gak pergi-pergi, ada aja halangannya. Jadi kami berdua sering tuh nekat gini kalo menginginkan sesuatu. Yang penting dari niat sampe selesai, selalu ingat Allah, melibatkan Allah. Dengan cara yang halal, tetap ingat kewajiban, doa sekaligus pasrah kalo akhirnya Allah gak mengijinkan. Kalo akhirnya jadi berangkat berarti Allah sudah ijinkan dan memberi jalan.

On my Way, flight to Singapore
Pesawat tiket murah, kelas Ekonomi
(Tapi Bahagia♥️ karena sama kamu) 

Sampai akhirnya, hari yang dinanti pun tiba. Sebelum berangkat, tak lupa aku mencairkan penghasilan yang aku punya di paypal untuk masuk ke rekeningku. Gak banyak, tapi alhamdulillah, sangat membantu. Aku tarik dana 100 SGD saja di ATM bank UOB (ATM ku Bank Mandiri)  di bandara Changi hasil pencairan paypal. Sedangkan suamiku, memberiku dana untuk semua pengeluaran kami selama disana sebanyak 350 SGD (1 SGD = Rp. 10.500). Terimakasih sayang ♥️ mungkin bagi orang lain itu gak banyak, tapi bagiku, berapa pun selama itu halal, Alhamdulillah..

Jadi total persiapan dana kami sebelum memulai petualangan nekat adalah (Semua adalah biaya total untuk berdua ya, bukan perorang)  :

  1. Tiket PP Surabaya - Singapura : Rp. 1.800.000 ( tiket 1550K dengan bagasi saat pulang 250K) 
  2. Tiket Banjarmasin Surabaya : Rp. 1.400.000
  3. Tiket Surabaya - Banjarmasin : Rp. 1.500.000
  4. Hotel Taihoe Singapura : Rp. 2.200.000 (3 malam) 
  5. Hotel Ibis Surabaya (transit) : Rp. 450.000
  6. Tiket Masuk Garden by (flower dome+cloud forest) : Rp. 500.000 (2 orang) 
  7. Tiket masuk SEA Aquarium : Rp. 700.000 (2 orang) 
  8. Uang saku : 350 SGD+100 SGD = Rp. 4.750.000 
  9. Uang rupiah : Rp. 200.000 (uang darurat) 
Total dana yang keluar saat kami berangkat : Rp. 13.500.000 

Sudah itu aja? Iya itu uda semuanya, selama disana kami tinggal menggunakan, setelah di  atm Changi saya sama sekali ga ada tarik uang lagi, saya memaksakan cukup gak cukup, harus cukup.

Mahal atau murah? Relatif. Mahal murah setiap rumah tangga berbeda. Kalau ikut open trip ke Singapura, biasanya kisaran 3 jutaan saja sudah all in, kok. Itu kalau dari Jakarta/Surabaya. Dan sekitar 5-6 jutaan kalau dari Banjarmasin. Tapi itu belum termasuk uang saku, lho. Silakan di timbang-timbang sendiri mau open trip, private trip, atau ngebolang sendiri kaya saya. Soalnya semua memang ada plus minusnya.
Kalo diliat-liat dari jumlah itu kami kagum juga bisa ngumpulin dana segitu dalam tempo singkat. Biasanya tu, gak secepat itu bisa ngumpulin dana. Kerja keras bagai Quda? Yaa.. Kembali lagi, Allah mudahkan, Allah ijinkan, Allah lancarkan. Semua karena Allah. Kalo buat sebagian orang dana segitu mungkin kecil, tapi buat aku dana segitu gede. Makanya aku siapin segala sesuatu sebaik mungkin. Supaya semuanya berjalan baik. Karena belum tentu nanti akan ada kesempatan menjelajah lagi.

Kata suami sih, udah sekali ini aja kita menjelajah Singapura, mungkin next time kesini lagi sama anak-anak tapi tidak akan bisa menjelajah terlalu capek kalo sama anak-anak. Harapannya sih ke depannya, Singapura cuma buat transit doank ke negara lainnya. aamiin.. 

Beberapa teman bertanya, dimana bisa dapat tiket murah? Jawabnya ya cuma 2. Pertama, berdoa minta sama Allah, kedua rajin-rajin cek penyedia tiket, kalo perlu langganan newsletternya supaya update kalo ada tiket murah. Sesimpel itu.. Atau kalo mau tiket murah yang lebih mudah, cari teman yang agen tour yang biasa jual tiket last call super murah dan opentripnya. Ada yang mau? Saya ada temen nih yang recomended. Cek di IG @Globalcakrawalatour (disclaimer: bukan endorse tapi ini memang temen saya udah trusted 😍) 

Orchid Garden, T2 Changi Airport
Hingga akhirnya, saya bisa jalan-jalan gratis dan makan enak di Batam, saya kehabisan uang di Bandara Changi, kaki suami saya bengkak pas di Sentosa island, ketemu Sakura asli yang lagi bermekaran lengkap dengan oasis Jepang. Ikuti terus ceritanya..


20 comments :

  1. Waahh itu mah Travelling unik dan menarik bukan ala kadarnya..😄😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwk.. Unik karena semaunya sendiri yak. 😂😂😂

      Delete
  2. persiapan matang berkat itinerary matang. Lancar jaya dan sesuai keinginan apalagi ama suami tercinta. berasa bulan madu ya kak... paket hemat terasa ekslusif. asik benerrrr

    ReplyDelete
  3. tiket.com sering banyak promo sih tidak heran kenapa banyak orang yang pergi melihat tiketnya disana. dan memang cukup terjangkau ya mba ke singapura apalagi itu ber 2 udah pas banget menghilangkan penat pikiran atas pekerjaan

    ReplyDelete
  4. Seru banget traveling wisata ke singapura, memang betul kalau Allah mengizinkan, akan mudah ya mengumpulkan dana untuk keperluan apa pun, termasuk traveling, jadi inget 10 tahun lalu ke Singapura sama suami, sekarang pengen ke sana lagi sama suami dan anak-anak belum ada rezekinya hehehe

    ReplyDelete
  5. Kok menarik untuk disimak sih ini mbak
    Semoga diijabah untuk berkeliling ke negara yurop yah mbak, Aminn
    Emang gitu ya tiket ke LN lebih murce daripada ke tujuan domestik hhuuuu
    berkali2 dapat newsletter diskonan gitu tapi ya sekedar lewat aja ujung2nya hehee
    See ya di postigan selanjutnya mbak hehee

    ReplyDelete
  6. kan kan kan
    akunya pengen ke sana juga, karena sekarang sering tiket ke LN tuh lebih murah daripada ke provinsi di Indoensia

    ReplyDelete
  7. Wah lumayan juga ya habisnya.apa karena brgkt dari Samarinda. Itu hotel Di Singapura memang mahal2 kah Mbak? Aku di Malaysia bs dapat hotel 200ribuan udah bagus lah bisa buat tidur dan sarapan sama anak2 Lagi mikir yg bisa dipangkas biaya apa di Singapura

    ReplyDelete
  8. ehhh ternyata waktu ke Singapore berdua aja? aku pikir sama anak-anak.
    Mbak, paspor aku juga belum ada stampelnya, mau ngajakin aku ga? Mbak Esemeralda baik deh.... suaminya aja ditraktir tiket. eh tapi nanti aku disuruh bayarin akomodasi. ga jadi deh.

    ReplyDelete
  9. wah lumayan gede juga ya biayanya.
    saya pernah ke SG dapat tiket super murah pakai tiger air 350rb an dan wkt ama keluarga th 2017 juga pp 1jt sih dr jkt. terakhir kesana udah naik aja hihi. suka foto2 cantik di haji lana banyak mural2 spot instagramable yak.

    ReplyDelete
  10. Alhamdulillah~
    Barakallahu fiikum.

    Seneng banget kak Ruli kalau pengalaman couple travelling gini.
    Jadi pingin jalan-jalan berdua aja sama suami.
    Uhhuuukk~

    ReplyDelete
  11. Lumayan iya uang saku selama perjalanan ke singapore, tpi puas juga mengeksplor tempat2 yg ajib dan difoto.. Jadi penasaran menunggu part 2 nya.

    ReplyDelete
  12. Iya dong, emang harus kerja banget untuk dapetin yang dimau.
    Dan memang rang-orang itu kalau mau ke LN ya nabung jauh2 hari kok. Jadinya lebih bisa menghargai uang, waktu, proses, dan kerja keras


    Wihiii, selamat tertempuh ya cita2nya mbaaaak
    Ikut seneeeeeeng

    ReplyDelete
  13. Kalau ada kemauan pasti ada jalan. Paling hepi ya kalau perginya berdua, apalagi sama anak2. Untuk budget, emang relatif ya Mbak

    ReplyDelete
  14. Iya, standar tiap orang emang beda-beda ya, Mbak. Kalau buatku pribadi, dana sebesar itu buat traveling, udah wuahhhh sekali. Ternyata standar keuangan kita jauh berbeda ya, Mbak. Hihihi.
    TFS, Mbak Ruli :)

    ReplyDelete
  15. Iya sih karna tiket keluar negeri lebih murah dibandingkan yg deket 😂

    ReplyDelete
  16. Makasih banyak untuk itinerary nya mbak. Bermanfaat banget dan ternyata ga jauh beda dengan pergi ke Bali. Tahu gitu, saya jadi pengen nyobain jalan-jalan ke singapura juga hehehe

    ReplyDelete
  17. Hahaha seru mbak, bisa dicontek nih tips dan triknya. Aku juga pengen ngajak suamiku jalan² ke luar kota berdua, dia selalu gak mau mlulu

    ReplyDelete
  18. Trip yang asik nih ke negara tetangga. Aku belum pernah ke luar negeri malah. Masih betah keliling Indonesia..

    Happy long weekend*

    ReplyDelete
  19. mungkin lebih tepat disebut traveling murah meriah bersama bebeb ke Singapura mbak, hahahaha. Kalau detail gini kan yang lain bisa bersestimasi juga kan berapa kira-kira harus siap uang untuk model traveling asik. :D

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meluangkan waktu membaca tulisan saya, Semoga bermanfaat. Ambil baiknya tinggalkan buruknya. Silakan tinggalkan komen yang santun ya tapi jangan tinggalin link hidup. Apalah arti tulisan saya tanpa kehadiran kalian..