SPOTS, Solusi Manajemen Keuangan Usaha Gerobak Makanan

SPOTS, Aplikasi Kasir Bagian dari GOJEK


Tidak banyak yang tau, kalau saya dulu pernah jadi pengusaha minuman gerobak, namanya Qoqo bubble. Saya kira jualan itu mudah, ada modal tinggal jual dapat uang ya uda begitu aja seterusnya sampe maju. Ternyata tidak semudah itu, Ferguso! 


1. Drama Mencari Karyawan
Drama itu di mulai dari mencari pegawai, menemukan pegawai yang cocok itu juga tidak mudah. Karena sebagai pedagang gerobak, tau kan rata-rata gaji pegawainya berapa. Dengan gaji segitu, kita gak mungkin donk nuntut banyak. Mau nahan ijazah kaya kantoran? Mau pake kontrak kerja bermaterai? Yang ada orang batal mau kerja kalo seribet itu jadi pegawai gerobak. 

Bedakan pegawai yang bener-bener perlu uang dan serius kerja, sama anak muda yang cuma isi waktu. Drama itu berlangsung di bulan-bulan awal sampai menemukan yang benar-benar awet jadi pegawai kita. Pencarian pegawai yang cocok itu melewati fase trial and error
Solusinya adalah sabar, terus introspeksi diri tiap ada yang keluar masuk. Dan terus berusaha jadi pemilik usaha yang baik. Memanusiakan pegawai dan sayangi layaknya saudara. Kalau sudah baik masih tetap di tinggalin atau di jahatin pegawai, itu namanya ujian. Jangan berubah jadi jahat juga. Hehehe.. 


Bagaimana pun kita dan pegawai tetap simbiosis mutualisme. Kita bergantung padanya. Bukan dia saja yang butuh uang. Pegawai saya cuma satu, kalau dia sakit, ya tutuplah gerobak. Begitulah nasib kerjaan sampingan, jadi suami tidak bisa menggantikan karena harus kerja kantoran juga. Tapi pegawai yang di sayang biasanya akan tau diri kok untuk tidak sering bolos, bahkan sakit pun tidak mau lama-lama. 

2. Drama bahan baku
Selancar-lancarnya bahan baku, ada kalanya gak lancar karena satu dan lain hal. Dan kadang juga datang overload, kita harus kejar-kejaran sama tanggal expirednya. Kadang datangnya kedikitan, kadang salah, kadang kitanya lelah memilah dan menyiapkan. Kebayang kalau pas usaha makanan yang harus selalu ready bahan baku. Ya gitu, namanya masih pemula, semua serba dikerjain sendiri, di mulai dari modal seminim mungkin, dan pegawai seminimal mungkin. Iya apa iya? Hehe

Solusinya adalah jangan ngoyo. Beli bahan baku sekedarnya. Habis beli, tapi beli gak usah khilaf juga. Optimis boleh, yakin pengunjung banyak. Oke nyetok bahan baku. Secukupnya ya beb. Jadi saat terjadi masalah missed ini dan itu, gak baper-baper amat, gak pusing-pusing banget. Boleh kok sesekali varian-varian ada yang kosong, tapi gak berlarut-larut iya kan. Dan pandai-pandai memanfaatkan promo, free ongkir dan sejenisnya. Ribet sedikit untuk harga yang lebih efisien kenapa enggak? 

3. Drama Manajemen
Cuma pengusaha gerobak loh, tentu saja semua serba hemat. Serba kelas menengah, ala kadarnya. Pencatatan penjualan manual, pake buku yang di tulis pegawai dan kita cek. Zaman saya jual bubble drink belum ada Go-food, belum ada ojek online ataupun delivery makanan. Semua benar-benar dilayani manual dan di manage secara manual. 


Hasilnya apa? Ketika suami di tugaskan ke pedalaman Sulawesi Tengah, dan saya melahirkan anak ke-3. Bisnis terpaksa kami stop. Karena tidak bisa mengurus. Semua serba manual. Saya dengan bayi newborn dan 2 kakaknya yang masih kecil juga, mau nengok gerobaknya aja susah apalagi mengurus manajemennya. Pada akhirnya gerobaknya pun kami jual. Sedih ya? Sedih karena sebenarnya penjualannya jalan aja, tapi terhenti karena drama manajemen. 

Solusi untuk yang berjalan manual seperti saya tadi, tentu saja istiqomah. Harus siaga selalu mengecek dan sering standby mengawasi pegawai beserta jualannya. Harus teliti, sabar dan pasti harus punya pegawai yang jujur. 

Solusi inovatif: Saat ini, ada cara handle manajemen penjualan usaha gerobak atau apapun yang skala UMKM bahkan usaha rumahan yaitu dengan SPOTS. 

Apa itu SPOTS? 

SPOTS adalah perangkat multifungsi semacam mesin kasir untuk semua kebutuhan pelaku UMKM di Indonesia. Dari terima pemesanan GO-FOOD, pembayaran GO-PAY, hingga laporan harian dari beragam tipe pembayaran dan cetak resi secara instan semua dalam aplikasi kasir berbentuk mini. 


Jadi SPOTS ini bentuknya adalah alat kecil, semacam kaya mesin kasir, ya fungsinya sama tapi lebih komplek dan memudahkan kontrol pesanan terutama GO-FOOD. Kok bisa gitu ya? Ya bisa donk. Karena SPOTS merupakan group dari perusahaan GO-JEK. Jadi dia akan support berbagai fitur GO-FOOD dan GOPAY juga. 

Saya bukan pengusaha gerobak, saya penjual di kantin. Bisa pakai mesin kasir ini juga? 

Bisa, Dari pemilik gerobak sate kambing, booth masakan rumah di kantin perkantoran, café hits, sampai restoran bercabang, semua pengusaha makanan, foodpreneurs, bisa menggunakan perangkat SPOTS.


Menarik nih, berapa harganya? Mahal gak? 

Karena SPOTS ini support UMKM hingga pedagang besar, harganya tentu menjangkau semua kalangan. Sebagai mantan pengusaha minuman, saya bilang ini cukup murah. Cukup terjangkau untuk saya yang dulu keuntungannya masih skala kecil. 
Resi penjualan SPOTS 
Rp290.000 untuk biaya pendaftaran lalu Rp2.900 per hari untuk biaya pemeliharaan, murah kan? Terjangkau banget. Pengguna akan langsung mendapatkan perangkat yang dilengkapi oleh printer resi, jadi tanpa harus memikirkan beli mesin kasir yang mahal seperti di minimarket itu, kita sudah bisa punya manajemen yang praktis untuk penjualan kita. 

Latar belakang hadirnya SPOTS? 

SPOTS adalah singkatan dari Synergetic, Passionate, Open-Minded, Trustworthy dan  Simplified atau juga disebut Sistem Point of Sale yang di lengkapi berbagai fitur inovatif untuk memudahkan manajemen dari jenis usaha apa saja. 

Segala drama yang saya ceritakan diatas, mengontrol pesanan offline atau online, akses terbatas karena hanya berupa gerobak atau usaha rumahan, sampai ribetnya ngecek transaksi di tambah pegawai yang hanya seorang, bisa diatasi dengan SPOTS ini. 



Keunggulan menggunakan SPOTS:
1. Kenyamanan memonitor usaha
Semua pesanan makanan bisa dilihat dalam satu perangkat, termasuk yang makan di tempat. 
2. Mudah dan aman menerima pembayaran
Terima berbagai metode pembayaran tanpa ribet, termasuk GOPAY. 
3. Tanpa perhitungan manual
Rekap transaksi dikirim lengkap setiap hari, jadi tidak perlu hitung manual lagi. 

Sudah mulai tertarik untuk mencoba SPOTS? Cuss mampir dan klik Website SPOTS untuk baca lengkapnya dan mendaftar ya.

Mau donk baca testimoni pelanggannya

“Dari pengalaman saya, tim SPOTS sangat membantu memperlancar usaha kami. Hal yang paling membantu kami adalah pembukuan otomatis. Jumlah rupiah dan item sudah tercatat dengan jelas, kami tidak perlu pembukuan manual lagi. Semua outlet franchise kami juga wajib memakai SPOTS.
Saat saya menghubungi tim CS SPOTS mengenai kendala dengan perangkat versi lama, alhamdulillah langsung di follow up. Kurang dari dua hari, tim maintenance datang untuk instalasi perangkat baru. Terima kasih SPOTS.”
Hilmy Fauzy, Pemilik Thaiyo booth 18, Warakas

Nah, sudah dapat pencerahan ya kalau mau usaha gerobak atau jadi foodpreneurs
Sekarang saya rincikan saja, dengan biaya berlangganan dan pendaftaran yang saya sebut di atas tadi, kalian bisa dapat apa saja? 

Fitur SPOTS :
  1. Mengatur menu
  2. Terima pesanan GO-FOOD
  3. Terima pembayaran GO-PAY dengan kode QR
  4. Mencatat ragam tipe pembayaran
  5. Cetak tanda terima
  6. Mendapat laporan harian
Laporan keuangan SPOTS

Lengkap banget, persis seperti punya mesin kasir tapi bentuknya lebih mini dan praktis. Dan enaknya tentu saja karena langsung terhubung ke GO-FOOD dan GOPAY juga. Dengan SPOTS kita gak usah repot lagi melakukan perhitungan manual. Semua pengusaha makanan bisa berdagang dengan lebih nyaman dengan SPOTS. 

Seandainya ketika saya buka gerobak minuman bubble itu sudah ada SPOTS mungkin saat itu saya tidak perlu tutup jualan ya. Hehehe.. Kehadiran SPOTS ini bikin saya pengen memulai usaha gerobak lagi. Bagaimana dengan kalian? 


22 comments :

  1. Salam semangat mbak... usaha gagal di awal bukan karena kita gagal, minimal ada pengalaman yang bisa jadi pelajaran, pelajaran/pengalaman juga mahal lhoo hihihi.. berhubung aku juga ada usaha kecil2an info ini sangat menarik, makasih mbak info-nya... cuzz ke WEB Spots. Oya mgkn suatu saat bisa dicoba lagi tu mbak.. usaha gerobaknya, apalagi skrg udah ada ojol yg bisa anter pesanan makanan/minuman. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, doain ya bisa mulai lagi nanti. Seneng banget di kasi semangat. Dan memang pengalaman itu yang Berharg banget

      Delete
  2. Owh, berarti bisa dipake meskipun belum terdaftar di go food ya? Soalnya di sini belum ada go food.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mbak, go food itu hanya tambahan fasilitasnya

      Delete
  3. wahh alat ini pernah saya lihat nih di tempat makan pinggir jalan. mereka sangat praktis banget untuk melakukan kegiatan pembayaran layaknya mesin kasir yang besar gitu mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tuh bener kan, umkm bisa dengan mudah memiliki ini

      Delete
  4. gara2 nonto avengers, kebaca spots ini pots si iron woman hihi..

    ReplyDelete
  5. Baru tahu kalo dulu mbak Ruli pernah buka usaha kuliner. Cus jalankan lg mbak. Anak2 udah mulai gede dan yg terpenting sdh ada aplikasi SPOTS.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya.. Jadi semangat pengen memulai lagi mbak. Doain ya

      Delete
  6. Woo iyaa, teknologi yang baik pasti mendukung perkembangan usaha, soalnya kemungkinan error juga kecil, dan lebih berhemat di waktu dan tenaga juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sangat memudahkan dan menghemat tenaga

      Delete
  7. Biaya pendaftarannya ternyata lumayan murah juga, gak sampai 300 ribu. Sangat mendukung para UMKM untuk bisa lebih apik dalam pembukuan ya..

    ReplyDelete
  8. Woah this one helpful banget ya kak! Jadi ga manual dan ada datanya, biayanya juga terjangkau banget nih buat usaha kecil. Aku jd inget ada pemuda sini jg yg bikin spt spots, startup lokal gt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sangat membantu nih di tengah ribetnya ngurus manajemen

      Delete
  9. Walaupun usaha gerobak tapi kalau sudah pakai spots berarti sudah bisa mengembangkan bisnis ke arah yang lebih maju ya, asyik ya usaha gerobak pun bisa terintegrasi secara digital jika menggunakan spots

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener mbak, usahanya boleh gerobak. Tapi inovatifnya tetep lah ya

      Delete
  10. Manajemen di dalam suatu usaha emang yang biasanya jadi peer besar banget kayaknya ya buat para pemula. Ya jangankan pemula sih, yang udah lama aja kadang masih kesulitan hehehe aku pas baca tentang SPOTS ini langsung tertarik, pengin bikin usaha makanan soalnya, pasti terbantu banget buat urus pembukuan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya ternyata manajemen justru lebih rumit daripada memulai usaha itu sendiri

      Delete
  11. Mau doonk kak...sharing mengenai dunia usaha terutama franchise.
    Kemarin mamahku bertekad pingin punya usaha, eh...tau-taunya mundur cantik lagi...
    Karena ketakutan gak dapat pegawai yang amanah.

    Memang mental orang usaha itu beda yaa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hari gini memang nyari pegawai kaya nyari jodoh, susah2 gampang..feelnya harus dapat.

      Delete

Terimakasih sudah meluangkan waktu membaca tulisan saya, Semoga bermanfaat. Ambil baiknya tinggalkan buruknya. Silakan tinggalkan komen yang santun ya tapi jangan tinggalin link hidup. Apalah arti tulisan saya tanpa kehadiran kalian..