Tips Traveling Naik Pesawat Tanpa Bagasi untuk Muslimah

Hijab style untuk Traveling

Traveling nyaman tanpa bagasi pesawat


Assalamualaikum..
Sudah tau donk ya kalau sejak memasuki 2019 ini, harga tiket pesawat rute domestik mengalami kenaikan sangat signifikan. Setau saya sih, 2x lipat harga terdahulu. Bagaimana dengan tujuan ke kampung halaman kalian?


Sementara tiket tujuan luar negeri masih adem ayem dan relatif stabil meski kemarin juga ada maskapai yang katanya mengalami defisit karena harga avtur yang tinggi melebihi income, tapi tetep aja harganya stabil. Malah ada yang masih tetep bagi-bagi kursi gratis. 

Oke, belum cukup gempar sampai disitu, ternyata maskapai domestik sekarang juga memberlakukan sistem bayar untuk bagasi pesawat. Jadi, untuk orang yang suka mudik ala mamah irit macam aku, pastilah memilih untuk membawa barang secukup bagasi kabin aja. Yaitu koper kecil dengan bobot maksimal 7 kg atau 10 kg bersama hand bag

Emang Bisa? Tentu saja bisa dengan tujuan penerbangan untuk sekedar traveling 3-5 hr itu masih cukup untuk muslimah. Tapi kalau traveling lama semacam umroh atau yang lebih dari seminggu, saya sarankan membeli bagasi di tempat anda beli tiket. Karena kalau membeli di bandara langsung pasti harganya mahalan.

Nah, untuk mensiasati bagasi kabin yang muat 7 kg saja dan mengirit berbagai barang, berikut bawaan yang bisa di atur supaya muat bahkan untuk sekalian membawa oleh-oleh.

Mengatur Keperluan Muslimah Untuk Bagasi Kabin :


1. Hijab style untuk traveling dengan bahan ringan
Wanita muslimah berhijab, 1 set longdress (gamis)  aja, biasanya sudah lebih dari 1 kg loh. Apalagi ditambah dengan celana panjang untuk daleman dress, hijab dan innernya, kadang perlu handsock dan kaos kaki juga. Dan cadar bagi yang menggunakan cadar.

Hijab style untuk traveling
(source tribunnews) 

Apakah cara menyiasatinya adalah dengan mengurangi? Gak donk. Nanti malah jadi gak muslimah syari lagi. Kita kan mau traveling, bukan mau nambah dosa, hehe.. Untuk bisa bawa banyak pakaian, bawalah set hijab yang bahannya ringgan seperti katun, wolvis, atau parasut. Ringan boleh, tapi jangan sampai tipis dan menerawang ya. Gunakan warna gelap, atau kalau warna muda, pastikan saja tidak menerawang dan tetap pake inner legging dan sejenisnya. 

Bahan kaos, spandek, justru bahan yang berat di bobot. Jilbab dengan berlapis-lapis layer juga berat, jadi prefer pakai hijab dengan design sederhana, seperti khimar segi 4 dengan bahan voal atau satin. Mereka ringan, tidak menerawang biasanya, dan pemakaiannya juga ringkas dan sederhana. handsock kalau bisa digunakan berulang mending bawa 1 pasang saja. Intinya bobot bahannya yang di kurangi, bukan part-nya. Termasuk mukena, sekarang banyak di jual mukena khusus traveling yang ringan dan kecil ukurannya, jangan lupa untuk dibawa ya.

Baca juga : Cara Reschedule dan Refund tiket pesawat citilink 

2. Gunakan botol travel kit
Sudah tau kan bahwa batas paling banyak untuk membawa cairan ke kabin pesawat adalah 100 ml. Begitu juga dengan kemasannya. Jadi jika kalian membawa produk yg kapasitasnya melebihi batas biasanya akan disita petugas. Meskipun isinya hampir habis tapi kalau kemasannya botol besar, tetep tidak di bolehkan.

Travel bottle kit
Jadi gunakanlah botol traveling yang banyak di jual di toko-toko aksesoris. Biasanya sepaket isi 5 macam varian botol. Dengan harga berkisar antara 25-50K.

3. Pakai saja barang yang berat.
Ada beberapa item yang bahannya berat, sehingga baju bawaan mungkin akan dominan memenuhi koper. Di folding pun kadang banyak makan tempat, yang sebenarnya bisa dimasuki oleh barang lain tapi susah, hehehe. 

Mensiasatinya adalah dengan dipakai. Misal bahan yang berat itu kaya celana jeans, sepatu boots, jaket kulit, dll. Sebaiknya itu dipakai saja. Daripada bayar bagasi 😂

4. Handbag yang muat banyak
Biasanya untuk bagasi yang dibolehin kan koper ukuran kecil dan sebuah handbag/shoulder bag. Nah untuk mensupport si koper, boleh banget pakai tas yang gedean, biar bisa muat banyak.

But dont look misserable with your bag, gapapa berat dikit toh setelah pemeriksaan biasanya udah langsung ketemu troley kok. Jadi selow aja bawanya. Atau kalau pergi bersama suami, ya minta suami saja bawa yang berat. Pas pemeriksaan ya bawa sendiri. 

5. Gunakan produk-produk sekali pakai
Contoh produk sekali pakai itu seperti shampo rambut yang bentuk sachet, sekali di pakai langsung bisa dibuang. Ada juga underwear sekali pakai, skincare juga sekarang banyak yang kemasan sekali pakai. Untuk obat-obatan pribadi, termasuk pembalut, bawa kemasan kecil. Misalkan perjalanan 3 hari, kan gak perlu kalian bawa tablet satu strip atau satu botol besar. Perhitungkan saja untuk keperluan sakit selama 3 hari pakai saja. 

Gunanya apa? Saat pulang kan kalian pasti bawa oleh-oleh, supaya tetep muat bagasi kabin, maka barang-barang sekali pakai tadi bisa di tiadakan. 

6. Pelajari teknik folding for traveling
Di youtube banyak banget cara melipat pakaian yang mudah tapi muat banyak. Bisa dengan menggulung, bisa jua dengan plastik vacuum. Ini sangat membantu untuk menggunakan bagasi kabin supaya muat banyak.

Baca juga : liburan ke Lombok ala koper, harga ala ransel

7. Bawa pakaian yang bisa dipakai berulang
Jenis pakaian yang bisa di pakai berulang seperti celana jeans, sweater, sepatu juga cukup sepasang saja. Jorok gak sih di pakai ulang? Gak juga sih, tergantung kemana tujuan kalian. Kalo lokasi travelingnya yang bersih-bersih aja, kayanya tidak masalah di pakai berulang yang penting tidak banyak berkeringat.

Untuk keperluan 3-5 hari mungkin set hijab yang kalian butuhkan 5-7 set ya standardnya,  namun jika ada yang bisa di pakai berulang mungkin hanya butuh 4-5 set hijab saja. Bisa di mix and match juga. 

8. Gunakan pocket per kebutuhan
Pisahkan semua kebutuhan dengan kantong-kantong ajaib. Cari pocket-pocket kecil agar semua rapi. Contoh, kantong khusus kabel dan charger, kantong underwear, kantong kosmetik, etc

Toilet bag organizer
Source : Shopee.co.id

Jika semua rapi, kalian akan mudah menemukan ruang kosong yang bisa di isi barang lain. Itu akan memudahkan kalian mencari barang-barang juga kan. 

=======

Sebenarnya sih ini gak jauh beda seperti menata koper traveling pada umumnya. Hanya saja, kadang dengan bagasi 20-30 kg kita akan bebas berekspresi, namun dengan 7 kg bagasi kabin kita harus sangat cermat mengamati setiap detil barang yang bisa di hemat bawaannya. 

Barang-barang yang dilarang dalam bagasi kabin : (tidak semua saya sebutkan, hanya untuk yang sering ditanyakan saja) 

  1. Barang-barang berbahaya (sudah pasti). Seperti senhata tajam, barang yang mudah meledak, mudah terbakar dan hewan. So, jangan coba-coba bawa kura-kura atau hamster meski ukurannya kecil. 
  2. Tongsis, tripod, dan sejenisnya. Karena mengandung unsur besi, gak boleh naik ke kabin. Buat para muslimah yang suka selfie, ya better bayar bagasi terdaftar saja kalo butuh tongsis dkk.
  3. Makanan berbau menyengat. Jika kalian mau bawain oleh-oleh saudara dengan durian atau ikan asin, jangan pakai bagasi kabin deh. 
  4. Barang apapun yang melebihi dimensi 115 cm (54x38x23cm) meskipun barang tersebut bukan barang berbahaya. Tapi kalau ukurannya lebih dari segitu, siap-siap aja beli bagasi terdaftar.
  5. Baterai lithium lebih dari 160 wh. Powerbank sih kalau mau aman, bawa saja yang 6.000-10.000mAh dan itu memang harus di kabin, gak boleh masuk dalam bagasi terdaftar. 
Nah, segitu dulu tips dari saya. Maafkan jika masih banyak kekurangan dimana-mana, maklum saya belum cocok di katakan traveler sejati karena travelingnya jarang. Silakan di tambahkan bagi yang punya saran. 
Semoga bermanfaat..

11 comments :

  1. Thanks mbak...penting banget ni merhatiin cara folding dan penataan barang yang dibawa...biar ga ribet pas lagi perlu

    ReplyDelete
  2. Tulisan ini sangat cocok untuk direkomendasikan ke kekasih saya, yang sering travelling ke luar pulau, agar nantinya dia bisa memaksimalkan barang bawaan yang tidak terlalu makan tempat di bagasi..

    Terima kasih mbak, atas tulisannya

    ReplyDelete
  3. Menarik sekali tipsnya buat yang suka jalan-jalan. Sejauh ini aku biasa pakai trik folding buat masukin ke ransel.

    ReplyDelete
  4. Aku kemarin mau beli Toilet bag belum jadi2. Lumayan buat nyimpen peralatan kalau traveling. Aku juga bawa pakaiannya yg bahan tipis biar gak keberatan juga

    ReplyDelete
  5. Aku tuh mau beli plastik vakum blom jadi jadi aja. Bener banget, gamis itu makan tempat dan berat. Aku mulai menyerah kembali menyeret koper sekarang. Ransel udah beberapa bulan aku tinggalin, karena males ngelipat baju dengan baik dan benar ahahahahaha

    ReplyDelete
  6. wah tongsis juga ga boleh di bawa ke kabin ya? baru tau nih, tapi untunglah Power Bankku aman...

    ReplyDelete
  7. Berhijab Dan tetap nyaman traveling asal memang mempersiapkan diri sebaik mungkin. Yang penting teliti dan telaten, mbawa barang yang memang diperlukan dan meletakkannya dengan tepat. Semuanya aman dan terkendali deh

    ReplyDelete
  8. Kezel banget sama ketentuan bagasi berbayar ini.
    Mau gak dibayar-kita butuh, secara anak 2 kecil-kecil, hampir gak mungkin masuk bagasi semua.

    Tapi coba pakai cara kak Ruli yaa..
    Bawa seperlunya kalau bisa yang sekali pakai aja.

    Siip..sip.
    Haturnuhun, kak Ruli.

    ReplyDelete
  9. Makasih tipsnya, saya jarang traveling naik pesawat sih, tapi kali aja tahun ini ada rezeki bisa traveling agak jauh, jadi tips-tipsnya kepake banget, deh, terutama bagaimana menyiapkan kosmetik di travel kit

    ReplyDelete
  10. jadi ini kayak jurus hemat space untuk traveling ya mabk. menarik hehehe

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meluangkan waktu membaca tulisan saya, Semoga bermanfaat. Ambil baiknya tinggalkan buruknya. Silakan tinggalkan komen yang santun ya tapi jangan tinggalin link hidup. Apalah arti tulisan saya tanpa kehadiran kalian..

ruliretno.com | BLOG DESIGN BY Labinastudio