Review Queen City Hotel - Banjarmasin

Hotel Murah Banjarmasin Dekat Pelabuhan


Assalamualaikum, 
Buat yang lagi nyari review-review hotel murah di Banjarmasin, boleh deh ngubek-ngubek blog saya. klik aja bagian hotel dan saya ada review beberapa hotel murah di Banjarmasin. Saya sih  hobi dolan ke hotel murah , hihihi..

Jadi kali ini (masih) hotel dengan harga budget lagi yang saya mau review, yaitu Queen City Hotel.

Oke, first of all, kenapa namanya Queen City? Saya juga gak tau karena saya gak kenal sama ownernya (garing..) hahaha. Menurut tebakan saya, karena lokasinya berada di daerah Kuin-Banjarmasin. Lalu di buat modern menjadi Queen City. So, sudah jelas bahwa lokasinya berada di Kuin ya. Kita mulai review ya.. 

Lokasi

Kuin itu, bukan merupakan daerah strategis buat saya yang perempuan. Kalo buat saya daerah strategis itu adalah mall, pasar, kuliner, dan sejenisnya. Eaaaa.. Sedangkan hotel ini, akan di sebut strategis oleh para pengusaha dan pedagang. Karena lokasinya dekat dengan Pelabuhan Bandarmasih, sangat dekat dengan lokasi bongkar muat peti kemas maupun pelabuhan penumpang. Jadi kalau kalian berdomisili bukan di Kota Banjarmasin dan berencana naik kapal untuk ke Jawa, silakan lihat-lihat hotel ini sebagai pertimbangan. 

Untuk yang mau ke pasar terapung di Kuin, hotel ini lumayan dekat juga, meski gak deket-deket amat. Kali aja ada yang mau wisata ke pulau kembang juga lumayan deket sama pelabuhan kapal wisatanya di Kuin. 


Oh iya, parkiran di lokasi ini tidak terlalu luas. Di sebrang jalan ada Queen karaoke, entah itu milik mereka juga atau bukan. Mungkin disitu juga bisa parkir. Tapi alhamdulillah saya dapat parkir tepat di depan hotel seperti foto pertama saya di atas. 

Kamar

Karena saya menginap dengan budget minim, so saya memesan kamar dengan tarif terendah. Ini di luar ekspektasi saya, karena kamarnya sangat kecil. Bahkan tidak muat untuk menghampar sajadah, tidak ada lemari hanya ada tempat untuk gantung baju. 

Dan yang bikin saya tidak nyaman adalah posisi colokan yang terbuka di bawah Tv, sangat membahayakan bagi yang memiliki anak batita seperti saya. Dia beberapa kali mau masukin jarinya kesana, horor banget :(

Colokan terbuka di bawah tv
Kapstok baju tanpa lemari, tanpa Hanger

The last, ketika buka gorden, ternyata itu jendela gede yang panjangnya sampe ke kaki, dan ternyata itu jendela hidup alias bisa dibuka. You know what, kamar kami berada di lantai 2 dengan jendela terbuka yang kalo lompat langsung bablas ke tanah. Jadi semalam disana, buat saya mencekam banget. Saya bahkan gak berani tidur sangat lelap karena takut anak saya membuka jendela dan melangkah. 😭😭😭

Jendela mudah di buka
 space kamar yang sempit

Alhamdulillahnya, di dekat kamar kami ada musola yang sangat lapang untuk solat. Jadi karena di kamar gak muat menghampar sajadah, solatnya selalu kesana, which is saya harus berpakaian lengkap muslimah syari setiap mau ke musola. Padahal biasanya pake baby doll di kamar juga udah tinggal pakai mukena aja. Yeah.. Segala sesuatu harus tetap syukur, kan pahala lebih besar kalo solat di musola kalo bagi yang lelaki ya kan. 

Service

Love for all, karena sejak masuk hingga check out, best service dari semua petugasnya. Bahkan ketika langkah pertama kami datang barang-barang kami sigap di bawakan. Ya memang tugas mereka begitu, dan mereka melayani dengan sangat baik, ramah dan senyum dimana-mana, terbaiqqq kaka.. 💞

Resepsionist-nya fast response 💞

Lift-nya kecil tapi relatif sepi, jadi untuk kami sekeluarga aja ber-5 itu sudah cukup sesak tapi tidak harus antri. Nyaman aja buat seluruh tamu hotel. 

Makanan untuk sarapan, menurut saya 3 of 5. Karena pada saat datang semua makanan habis. Hanya tersisa nasi dan roti. Kami memakan roti saja sampai 10 menit kemudian petugas hotel mengisi ulang semua meja prasmanan. Menurut saya, kalau untuk yang sarapan buru-buru, its failed maksimal. Kita bukan berada di resto yang harus pesan dulu kan? Harusnya jangan sampai ada jeda prasmanan sampai kosong melompong. 
Lokasi resto juga di kelilingi dinding, dan cahaya yang ada menurut saya kurang terang maksimal untuk menyamankan saat sarapan.

Variasi makanan lumayan, cukup ada pilihan untuk harga hotel budget. Ada nasi, bubur, roti, buah, minuman juga ada juice, teh, kopi, susu. Untuk yang backpacker kayanya saya sarankan buat menuhin perut sebelum berangkat dan bisa bawa bekal beberapa lembar roti. Btw, mereka pake unsalted butter anchor loh, dimana biasanya hotel budget hanya pake margarin biasa. 

Penting gak sih, menurut saya yang emak-emak itu penting. Okey kita low budget tapi mendapatkan benefit seperti hotel bintang kan enak ya. 😂

Untuk makanan room service, pilihan menunya banyak. Harganya, kalian tau sendirilah. Cuma karena didaftar menu-nya ada minuman beralkohol, tentunya hotel ini tidak mengutamakan menu halal, hiks.. Wajar sih ya karena memang konsep hotel ini bukan hotel syariah. Alhamdulillahnya pas di resto makanannya cuma sekedar ayam kecap doank. Jadi gak worry yang banget-banget walau masih ada cemas. 

Untuk lobby hotel, sofanya gak terlalu banyak. Jadi kalo ada tamu hotel lain sedang ingin duduk disitu juga siap-siap cari tempat lain. Cuma ketika saya menginap itu kan weekend, pengunjungnya gak terlalu padat juga, jadi mau ketemuan sama orang di lobby kayanya nyaman aja.

Lobby hotel, luas tapi sofanya dikit

Harga

Harganya tentu bervariasi, namun untuk kamar yang saya tempati berada di range under 300K dengan fasilitas kamar yang seperti saya sebutkan. Ingin kamar yang lebih baik dan lebih luas, tinggal sesuaikan budgetnya saja.

Kalau saya boleh bilang sih, tergantung kebutuhan. Untuk hotel low budget, dia bukan yang termurah, di Banjarmasin masih banyak hotel bagus lainnya yang harganya 200an dan lokasinya mendekati titik-titik keramaian. Tapi ya kembali lagi, tujuannya apa. Karena Queen city juga dekat dengan banyak lokasi strategis lainnya yang saya sebut di atas. 

Nah itu tadi sekelumit, eh sekilas, review saya ketika bermalam disana. Apakah saya akan nginep lagi? Sepertinya enggak karena lokasinya yang cukup jauh dari pusat kota, untuk skala family,  hotel ini nilainya 3 of 5 saja. Semoga reviewnya bermanfaat.. 

7 comments :

  1. Walaupun sempit saya lihatnya sih desain kamarnya unik yaa. Gak berasa di hotel.
    Boleh nih buat referensi kalau kapan-kapan traveling ke Banjarmasin. Ya kan penerbangan langsung Lombok-Banjarmasin sekarang udah ada. Hehehe.

    Padahal ngarepnya sih yang direct ke Balikpapan juga ada. Huhuhu~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya loh aku seneng banget sekarang ada pesawat direct bali dan lombok ��

      Delete
  2. Agak heran sama jendelanya, kok nggak dibikinin balkon ya? Tapi secara keseluruhan hotelnya lumayan ya mbak. Bersih jugakan?

    ReplyDelete
  3. Dari review pian nih ulun jadi kada minat ke situ.
    Mending cari yang lebih murah lagi. Wkwkkk

    ReplyDelete
  4. wah ini hotelnya dekat rumah mamaku. hihi. ngeri juga ya sama jendelanya itu kalau bawa anak-anak

    ReplyDelete
  5. Ow ow.. Itu jendelanya.. Horor banget mba. Aplg kali punya anak cowok yg lg aktif ya mba. Padahal dilihat cukup bagus loh hotelnya. Hhe. Restonya bgmn kh mb disana?

    ReplyDelete
  6. Nama hotelnya bikin ingat sama kejadian lucu dibuku tahunan SMA, ada salah satu teman yang rumahnya di Kuin, tapi mengisi alamat di biodatanya "Queen Island", kami pada heran. Eh, ternyata itu katanya slang buat Kuin Selatan. Unik2 ya ��

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meluangkan waktu membaca tulisan saya, Semoga bermanfaat. Ambil baiknya tinggalkan buruknya. Silakan tinggalkan komen yang santun ya tapi jangan tinggalin link hidup. Apalah arti tulisan saya tanpa kehadiran kalian..

ruliretno.com | BLOG DESIGN BY Labinastudio