Liburan Asik Tetap Kerja Tanpa Drama Dengan Asus Zenbook S UX391UA



Saya sih kalau liburan ya liburan aja, enggak mau mikirin kerjaan. Boro-boro bawa laptop, hp aja di matikan biar enggak memikirkan pekerjaan. 
Sepenggal kalimat di atas ini. Hanyalah contoh kondisi ideal yang banyak diidamkan semua orang, Dear. Kenyataannya, liburan ideal itu, belum tentu bisa diraih. Bahkan kadang cuma harapan semata. Tapi, bukan berarti liburan kita gak asik kan?


Pada kenyataannya, saya kalau liburan, selalu bawa laptop. Sesibuk itukah saya sebagai blogger? Tunggu.. Disini yang liburan tidak hanya saya. Melainkan sekeluarga. Jadi hubungannya sama laptop apa? Suami sayalah yang selalu bawa laptop kemana-mana. Pekerjaannya menuntutnya untuk harus sering standby. Mau cuti aja perjuangan lho, apalagi kalau harus mematikan hp. Bisa-bisa pulang liburan malah kehilangan pekerjaan, hiks. 

Saya sudah cukup rempong liburan ngajak 3 orang krucil ini, ketambahan lagi mengurusi laptopnya yang selalu ikut kami kemana-mana. Kenapa gak kerja pakai handphone atau tablet? Tidak semua bisa dikerjakan via gadget kecil Dear, apalagi jika menyangkut software keuangan, yang biasa dipegang suami saya setiap hari. 

Kalau dari segi saya sendiri selaku blogger, dulu memang saya cukup bahagia liburan cuma bawa hp dan kamera. Dapat Job blogger aja jarang kok. Tapi untuk saat ini alhamdulillah kesibukan sebagai blogger akhirnya memaksa saya untuk patuh pada berbagai ritme deadline menulis blog. Tidak hanya menulis blog, tapi juga memikirkan infografisnya, idenya, kadang masih di tambah dengan posting berbagai media sosial. 

Intinya adalah, kami berdua suami istri, mau tidak mau, liburan membawa Laptop karena kewajiban dalam pekerjaan. But, you know what, secara pribadi, saya enggak suka liburan bawa laptop. Laptop suami saya itu, udahlah badannya gede, berat bobotnya, enggak elegan designnya, mahal pula harganya. Ya ampun, apa salah dan dosanya sampai saya segemas itu. Hahaha..


Apakah saya bersedih? Selama ini sih belum pernah, semua dibawa enjoy saja karena saya enggak punya pilihan, hanya ini laptop yang ada. Punya laptop juga uda seneng, punya pekerjaan juga di syukuri banget. "Syukuri aja laptop yang ada", begitu yang biasa dikatakan Suami saya. 

Liburan Tidak Asik

Terjadi ketika memutuskan tidak membawa laptop ketika berlibur akhir tahun 2015 ke Lombok. Maunya sih privasi, tidak menerima telpon kantor, tidak membawa laptop. Hingga akhirnya, terjadi sesuatu pada pekerjaan kantornya. Butuh keputusan cepat dari suami saya karena Pak Direkturnya juga sedang liburan ke luar negeri dan tidak bisa dihubungi. Yeah, liburan tanpa kerja memang belum memungkinkan untuk Pak suami hingga saat ini. 

Pekerjaan tersebut menggunakan sistem tidak bisa dibuka via gadget, memang kan biasanya di kantor-kantor menggunakan software yang hanya bisa digunakan melalui laptop. Panik, nyoba cari warnet dan pinjaman komputer ya tetap gak bisa karena semua data di laptop yang di tinggal di rumah. Akhirnya kacau semua, masalah baru selesai setelah kami balik liburan. Ngerasa bersalah banget sama orang kantor, dan tentu saja. Liburan jadi Tidak Asik. kejadian ini sudah lama tapi bikin kapok, sehingga pak suami tidak mau gambling lagi. setiap kami liburan beliau tetap membawa laptop.


Drama itu Nyata

Kejadian di akhir tahun 2018 ini, ketika di penutup tahun saya mendapat kesempatan untuk mengisi workshop blogging di luar provinsi. Dari tempat tinggal saya di Kalsel, saya menuju ke Kalteng untuk menjadi Narasumber workshop blogging untuk pemula di Kota yang berjuluk kota air yaitu Kapuas. Seneng banget donk ya, kerja sekalian libur akhir tahun. Apalagi di luar provinsi dan saya belum pernah offroad kesana. 

Saya merasa semua akan baik-baik saja hingga harinya. Karena sebelumnya saya sudah permah mengisi workshop yang sama, tinggal mengedit saja materinya agar memyesuaikan audience-nya. Hingga saat kurang dari 24 jam keberangkatan, tiba-tiba laptop suami saya nge-heng. Kebayang gak paniknya bagaimana saat laptop ngambek, materi belum siap padahal tinggal finishing 2% lagi dan kurang dari 12 jam lagi kami akan berangkat. 

Basah mata saya tertegun didepan layar laptop suami. Bagaimana ini? Itu saja yang saya pikirkan. Bagaimana ya Allah.. 

Suami saya bilang, "sudah, tidur aja dulu nanti papah yang perbaiki" lalu saya tidur. Setelah itu, beberapa jam kemudian, saya bangun lagi. Bagaimana mau nyenyak tidur kalau memikirkan sesuatu yang sangat penting. Malu donk saya jadi pembicara seminar kalau bahan belajarnya belum siap. Masa iya harus edit-edit disana sebelum acara, kan kesannya saya enggak profesional banget. 

Tepat 1 jam sebelum berangkat akhirnya itu laptop mau bekerjasama. bisa di edit-edit dan selesai, suami saya meyakinkan bahwa semua baik-baik saja dan semua materi sudah masuk flashdisk. Namun ketika acara berlangsung, Laptop akhirnya tetap saya bawa, namun saya tinggal di mobil, saya kurang percaya diri membawa laptop saya itu yang designnya kurang menawan jika dibawa ke orang banyak. Dan laptopnya tidak dibawa ke tempat acara.

Saya pikir sudah aman, karena semua file ada di flashdisk, ternyata entah ujian Allah darimana saja, ternyata materi di flashdisk file-nya corrupt dan tidak bisa di buka. Ini adalah masalah sejak tadi malam, sejak laptop itu heng karena keberatan beban isinya, memang jadi sering ada masalah ketika menyimpan atau mengedit bahkan kadang keyboard tidak berfungsi, entah mungkin ada kaitannya karena laptop ini pernah jatuh dulu dari posisi yang cukup tinggi yakni dari atas meja. Ingin sekali menangis saat itu, audience sudah di depan mata, kalau saya harus mengambil laptop di mobil pasti akan makin lama karena parkirnya jauh di bawah, belum lagi menunggu loading nyalanya. Ya Allah, serius ini sangat drama dan nyesek dear.

Akhirnya saya terselamatkan karena di flashdisk saya, tersedia file versi pdfnya. Saya terpaksa mengajar dengan pdf di proyektor, bukan dengan powerpoint. Acara memang berlangsung lancar, tapi mood saya hari itu terjun bebas. Jalan-jalan keliling kota Kapuas jadi kurang seru karena masih teringat kegagalan kerjaan karena laptop tidak mendukung. saya bahkan langsung bergegas pulang seusai acara. syukurnya sebelum acara berlangsung saya sudah sempat foto-foto dibeberapa titik cakep di kota itu. kalau tidak, mungkin sedihnya nambah-nambah ya, hehehe.. perempuan memang kalau mau apa-apa itu tergantung banget sama mood ya.


Awali dengan yang baik di 2019

Cukup sudah drama dan dilema tentang laptop kami yang membuat libur dan kerja menjadi tidak asik. Dilema tentu saja, seperti buah simalakama, di bawa terus ya berat, jadul, dan ribet. Mau di tinggal juga repot urusan pekerjaan. Apalagi sekarang jam terbang saya sebagai blogger cukup padat (tolong aamiinkan saja 😂😂) rasanya was-was banget kalau tidak membawa laptop saat traveling, kalau mau ngepas-in libur pas tidak ada deadline ya mungkin saya gak akan pergi liburan karena jam kerja blogger tidak menentu, bukan? 

Setelah 2x penghujung tahun yang kurang menyenangkan itu. Saya akhirnya sudah berencana, kalau nanti uang hasil kerja saya, bisa membeli laptop sendiri, yang milik saya. Tidak usah barengan dengan punya suami tentu liburan akan lebih seru dan asik. bahkan mungkin nanti suami saya bisa pinjam punya saya kalau laptopnya sedang bermasalah. Tentunya saya butuh laptop dengan spek yang harus tinggi agar bisa support pekerjaan suami saya juga.

Tahun ini, 2019, saya ingin mengawali dengan yang baik. Penting sekali untuk saya menemukan laptop dengan performa yang serba handal. Setelah hunting dan melihat kondisi lapangan saat ini saya merencanakan untuk meminang si ZenBook UX391UA . #2019PakaiZenbook 

Ada yang sudah pernah lihat, nih saya pamerin. Ini sih bodygoal banget dikelasnya. 



Kenapa saya memilih Zenbook UX391UA?

Seluruh Varian Zenbook, itu dari awal memang selalu menekankan Kecanggihan dan keanggunan menjadi satu. Tak ayal banyak orang terobsesi memilikinya, seperti saya begini. Tapi untuk saat ini, saya fokus membahas yang varian Zenbook S UX391UA ya.

Jadi saya memilih untuk jatuh cinta pada Zenbook tentu saja karena berbagai keunggulannya. Antara lain:

1. Body Ideal
Zenbook UX391UA adalah laptop dengan body Ultrathin dan Ultralight. Dengan bobot hanya 1 kg sedangkan ketebalannya hanya 12.9mm. Ommo.. Kalau traveling bawa ginian sih gak usah jadi beban. Mau kemana aja, bawa terus laptopnya. Tau donk ya salah satu penyebab wanita lebih mudah Osteoporosis karena tulangnya banyak menyangga beban berat. Cukuplah di ringankan beban wanita dengan laptop yang ringgan tapi dompet diperberat isinya *eh gimana. Dengan bobot 1 kg ini bahkan akan sangat ringan untuk di tenteng di handbag.



2. Design Ergonomis
Ketika saya bekerja di perusahaan tambang, yang namanya ergonomis itu sangat dipertimbangkan, bahkan pernah ganti mesin yang harganya cukup mahal, dengan mesin lain yang lebih ergonomis. Karena bila digunakan jangka panjang, ergonomis sangat penting untuk anggota tubuh berkaitan dengan kesehatan karyawan. Nah kalau perusahaan dengan tingkat safety tertinggi saja sangat peduli dengan ergonomis ini, kenapa kita tidak? wajib banget donk untuk aware.

Zenbook UX391UA akhirnya menyematkan teknologi engsel ergolift eksklusif demi keamanan dan kenyaman Pemakainya karena Engsel Ergolift Design ini bisa miring sendiri sesuai dengan kenyamanan tangan pembacanya ketika mengetik. Di tambah lagi  cooling system dan Audio yang oke punya, menambah lengkap. Jadi ini cara kerjanya gimana? mari saya ceritakan.



Jadi Asus telah membuat Zenbook ini bisa terbuka lebar untuk membuat design menjadi Ergolift, menambah kemiringan keyboard sampai 5.5 derajat ketika membuka laptop sekaligus bisa membuka hingga sudut 145 derajat. Kemiringan ini diharapkan membuat posisi tangan lebih ergonomis dan nyaman. gak ada lagi yang namanya tangan capek habis ngetik lama. Disitu keinginan saya menulis buku jadi muncul kembali.

Lalu, dari sudut kemiringan keyboard ini tadi, terciptalah celah untuk ventilasi dibawah sasis, sehingga sistem pendingin bisa di maksimalkan. katanya sih, generasi ini lebih dingin 5 derajat daripada generasi sebelumnya. Sedangkan untuk audio-nya jadi kena imbas juga, sudut kemiringan ini membuat audionya jadi lebih nge-bass dan kece. Jadi begitu saudara-saudara. Apalagi Zenbook S ini sudah memiliki tersertifikasi Harman Audio, lho. Jadi suaranya akan setara kualitas audio bioskop.

3.  Design Menawan

Ini yang tidak sabar ingin saya bahas sejak awal. Bodygoal banget. Hey kalian laki-laki atau perempuan, mau nenteng laptop ini terus meeting atau kerja di luar, kalian bakal sangat percaya diri menenteng laptop ini kemana-mana. warna-warnanya elegan banget. untuk yang lelaki kalian mungkin akan naksir warna birunya Deep Dive Blue, tapi untuk wanita, burgundy red. Bahkan nih, jikapun kalian hanya berada di kantor, kemungkinan warna laptop ini menjadi pusat perhatian. Sejatinya sih, saya lebih bagus memakai yang merah Burgundi. Tapi sebagai penggemar warna biru, saya juga tidak bisa menolak pesona warna Deep Dive Blue-nya yang menawan.



4. Ultratough

Yep, Zenbook S UX391UA ini sudah memenuhi standard militer MIL-STD 810G dimana Zenbook yang satu ini sudah lulus uji jatuh dari ketinggian, getaran, suhu ekstrim, hingga kelembaban udara. kalau orang bilang, ini yang namanya mantap djiwa. Bagaimana saya gak jatuh cinta. Saya bahkan pernah kehilangan satu laptop yang saya jauhkan dari anak-anak dengan meletakkan di atas lemari dan ternyata dia jatuh dari ketinggian lemari yaitu 2 meter. Wafatlah ia seketika. Hiks..

Kalau untuk saya, ke-4 hal diatas sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan saya. Tapi tidak lengkap rasanya jika saya tidak menyebutkan lengkap speknya ya.

Processor Inter Core i7 / RAM 16 GB/ 512G SSD/ Windows 10/ fast charge (60% in 49 min)/ 13.5 hrs battery life/ Resolusi 1920x1080 full HD/ 13.3" Rasio screen to body 85%
Dengan kualitas sehebat ini, berapa yang harus kita siapkan? dari situs resmi Asus, si menawan ini di banderol seharga Rp. 26.999.000 harga yang premium sesuai dengan inovasinya.

Percaya gak sih kalau saya memiliki laptop ini, tidak akan ada drama lagi yang namanya bawa laptop jadul, laptop berat, dan yang utama lagi tidak ada yang namanya laptop heng dan rusak karena jatuh. Ini ibarat dream come true untuk para Blogger dan semua orang yang suka bekerja ditengah liburan.

#2019PakaiZenbook

Hidup memang tak selalu berjalan sesuai harapan, tapi apapun yang terjadi kita tetap bisa membuatnya bahagia. Karena syukur dan bahagia itu kita sendiri yang ciptakan. Jadi mau kerja sambil liburan, atau liburan sambil kerja, bagi yang sudah biasa mengalaminya seperti saya. Itu tidak masalah, dan saya hanya tinggal berdoa bahwa di 2019 ini akan tercapai keinginan saya untuk bisa #2019PakaiZenbook tolong di amin-kan ya.



33 comments :

  1. Bagus banget ya Laptop ASUS ZENBOOK S UX391UA

    ReplyDelete
  2. Keren banget ASUS ZENBOOK S UX391UA

    ReplyDelete
  3. Terima kasih informasinya, sangat membantu :)

    ReplyDelete
  4. Bagus banget, spesifikasinya juga bagus

    ReplyDelete
  5. Desainnya kenapa keren banget sih ini tapi harganya juga keren sih :D perlu menabung banyak neh buat beli laptop begitu.

    Btw, itu foto laptopnya digituin, aku antara mau ngakak sama antara senang karena itu bisa jadi motivasi buat beli laptop baru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sesuai ya harga sama spek, sama kualitas. Semoga terwujud

      Delete
  6. Aku jadi ingat pas keyboardku ada yg nggak fungsi kemudian aku pakai keyboard eksternal, Mbak. Ke sekolah bawa notebook plus keyboard eksternal, tasku gendut banget. Muridku pada melongo pas keyboardnya keliar dari tas. Dikira pedang kali ya.

    Semoga bisa terealisasi ya, mbak, untuk punya Zenbook di tahun ini. Aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duh ga kebayang itu mba gendong bobotnya brp kg ya

      Delete
  7. Zenbook nya keren tp harganya kok mahal bgt.hrs rajin nabung nih huhu...btw laptop berat emang beban bgt.tp apa daya itu yang saat ini baru bs kebeli wkwkw

    smg tercapai cita2nya yaa huhu..aamiin

    ReplyDelete
  8. Emang ya mba kalau suami harus bawa laptop trs wlw liburan tuh rasanya kurang menikmati lburan,sama nih mba suamiku juga gitu.pernah wkt pulang kampung,klien nya mnt perbaiki aplikasi.untung aje kita bawa laptop dan akhirnya kita langsung cus ke Amuntai ya kerja sambil liburan jg kayanya,wkwkk jarang2 kan ke amuntai.btw,aku juga 2019 ini mau ganti laptop. Karena yg ku pakai sudah uyuh jar orang banjar tuh..mudah2’an lekas tercapai impian kita mba lah

    ReplyDelete
  9. Wih bentuknya ergonomis gitu, ya. Pastinya membuat lebih nyaman saat kita mengetik. Keren nih laptop asus yang baru

    ReplyDelete
  10. Emang body-goal banget si Asus ya. Aku mupeng berat, tapi dengan harga segitu, kayaknya aku harus jual gigi dulu baru bisa beli ������

    ReplyDelete
  11. yampun ... kebayang deh gimana kacaunya perasaan saat kejadian drama heng gitu.

    Ikut mengaminkan #2019PakaiZenbook ... semoga penuh kemudahan yaaa

    ReplyDelete
  12. Hihihi aku banget nih, punya leptop yang ukurannya besar dan berat. Nyiksa banget kalo liburan dan harus bawa leptop. Pingin punya zenbook satu yang tifis

    ReplyDelete
  13. Ini laptop idaman banget, tipis dan fungsinya cakep, eh pas tau harganya, masyaallah shock akutu

    ReplyDelete
  14. Incaranku juga zenbook, laptopku juga bermasalah udah suka hang, lola lagi, untung masih bisa dipake

    ReplyDelete
  15. Kebayang banget gimana deg degan ya, gimana panik ya huhuhu. Nggak ngenalin banget ya mbk, penuh drama. Aku pingin punya satu zenbook yang tipis, idaman banget deh ini

    ReplyDelete
  16. Nah, lihat ini jadi kepengen ganti laptop nih. #2019gantilaptop

    ReplyDelete
  17. Wah wah.. Aku juga sebenarnya bukan tipe yang suka bawa laptop loh mba ruli kalo jalan2 gitu. Apalagi memang moodnya selalu dapat pas nulis di hp aja. Tapi ternyata kalau dipikir2 memang penting banget sih pake laptop. Apalagi beberapa plugin susadh diatur di hp. Huhu. Oke deh Semoga terkabul #2019gantilaptop. He

    ReplyDelete
  18. Liat speknya udah bikin mupeng ya mba, kebayang kerja online bakalan lebih cepet kl performanya begitu. Pengin punya ZenBook di 2019. Bantu aamiinkan ya.

    ReplyDelete
  19. setiap berlibur, aku berusaha tanpa laptop tapi ... kadang ada aja yang belum kelar jadi ya harus kerja sambil liburan. Hu hu ... ini kepikiran banget lho, jadi gak pol gitu liburannya.

    ReplyDelete
  20. Ini laptop tuh cakep banget ya mba, jadi pengen punya.

    ReplyDelete
  21. Aku juga pengen banget punya Asus yang satu ini, ringan dan tipis mudah dibawa kemana-mana

    ReplyDelete
  22. Aku bacanya sampai ikutan nyesek kebayang drama laptop untuk presentasi itu, Mba. Pastilah mood langsung nyungsep ke tanah. Semoga ngga ada drama kerjaan lagi kalau udah punya si laptop idaman, Zenbook. Aku aja mupeng liat desain dan spec nya. Wuiiihh!

    ReplyDelete
  23. keluargaku pun gitu, kalau jalan2 biasanya suami yang bawa laptop. diwaktu senggang beliau akan sibuk dengan paper2nya. sepertinya aku harus menghadiahinya laptop asus terbaru nih

    ReplyDelete
  24. Aku ngeceenk leptop ini #2019GantiLaptop Mbaaaa hahahaa
    Soalnya asyik banget ringan, bisa dibawa traveling, kerja mobile dll

    ReplyDelete
  25. ZenBook ini memang idaman banget Mbak, tiap liat gambar tak sholawatin... hehehe

    ZenBook menurut aku enggak cuma cocok buat liburan saja sih, tapi juga cocok buat orang-orang dengan mobilitas tinggi

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meluangkan waktu membaca tulisan saya, Semoga bermanfaat. Ambil baiknya tinggalkan buruknya. Silakan tinggalkan komen yang santun ya tapi jangan tinggalin link hidup. Apalah arti tulisan saya tanpa kehadiran kalian..