Sayur Santan Pedas Daun Singkong Kala Musim Hujan

Assalamu'alaikum..
Perbedaan antara musim hujan dan musim panas ternyata juga merambah ke makanan. Jika pada musim panas kita cenderung menginginkan makanan yang segar dan tidak terlalu pedas, tetapi pada saat musim hujan, kita biasanya menginginkan masakan berkuah kental dan pedas. Salah satu masakan yang sering Saya hadirkan pada musim hujan adalah masakan bersantan.

Santan terbaik; pixabay

Kali ini Saya mau share moment ketika saya memasak masakan bersantan favorit saya. Tapi bukan masakan bersantan yang terbuat dari daging atau bahan berat lainya seperti ikan, kita malah akan menggunakan daun singkong sebagai bahan utama dalam membuat masakan bersantan. daun singkong harganya cukup murah dan relatif stabil karena selalu ada sepanjang waktu tanpa mengenal musim. Ada banyak menu masakan yang bisa dibuat dari daun singkong. Cukup dengan harga dua ribu Anda sudah bisa mendapatkan daun singkong dengan satu ikat sedang untuk sepanci sayur.

Bahan-bahan pendukung lainnya juga murah dan hemat di kantong. Salah satu masakan dari daun singkong yang bisa Anda coba adalah sayur santan pedas atau kadang disebut orang dengan 'Sayur Lodeh'. Yang mana selain murah meriah juga nikmat dan enak. Komposisi yang tepat antara daun singkong yang sedikit pait dengan manisnya santan dan lazatnya rempah-rempah, pasti akan membuat banyak orang menjadi fans-nya, contohnya saya, hehehe. Apalagi kalau ditambah dengan kerupuk dan nasi hangat. Saya juga kadang menyantapnya dengan ikan asin dan tempe goreng, alhamdulillah maknyussss..

Bahan dan Cara Membuat Sayur Santan labu Siam
Untuk membuatnya kita memerlukan beberapa bahan. Salah satu bahan yang tak boleh asal-asalan adalah santannya. Dimana santan memiliki peranan penting dalam menghadirkan rasa terbaik dalam masakan bersantan. Kita bisa saja mendapatkanya dengan memeras kelapa yang diparut. Tapi itu sangat merepotkan.

So, kita bisa pilih gunakan santan instan, Sasa Santan Kelapa. Sasa Santan kelapa memiliki aroma dan rasa se-segar kelapa yang langsung diperas, dikemas dengan teknologi modern tanpa bahan pengawet. Sehingga sangat cocok untuk segala masakan baik makanan dan minuman. Mari siapkan bahan dengan uang tak lebih dari lima belas ribu rupiah (kalau belanja di tukang sayur ya) kalau di rumah saya uda bisa buat makan sayur 3x makan, kadang bisa berbagi juga sama tetangga. 
Ini dia resepnya ya :
- 1 ikat daun singkong berukuran sedang.
- 1 bungkus Sasa Santan kelapa (bisa juga dikurangi atau ditambahkan sesuai selera).
Bisa menggunakan seperempat butir kelapa.
- Minyak secukupnya
Setelah bahan siap, mari siapkan bumbu yang perlu dihaluskan dengan diulek.
- 5 buah bawang putih
- 4 buah bawang merah
- 3 butir kemiri
- 2 buah cabe rawit merah
- 3 buah cabe merah besar
Selain bumbu halus, perlu disiapkan bumbu lain yaitu
- Lengkuas sukuran satu ruas jari cukup digeprek saja
- 2 buah daun salam
- Garam, gula dan penyedap rasa secukupnya

Sayur Santan Pedas daun Singkong

Setelah semua siap, mari memasak!
1. Pisahkan daun singkong dari tangkainya, lalu rebus hingga setengah matang dan berubah warna (warna air rebusan menjadi hijau lumut).
2. buang air rebusan dan tiriskan.
3. Panaskan minyak sebanyak 3 sendok makan untuk menumis bumbu halus. Aduk
hingga bumbu tercium harum. Kurang lebih tiga menit.
5. Masukan daun singkong dan aduk hingga terlihat setengah matang.
6. Tambahkan Sasa santan Kelapa. Aduk terus hingga mendidih agar santan tidak
pecah.
7. Tambahkan garam, gula dan penyedap rasa secukupnya.
8. Icipi untuk koreksi rasa.
9. Setelah rasa cocok di lidah, sayur santan daun singkong siap untuk disantap.

Tadaaaaa...sudah mateng..
Nah gimana, keliatan ya kalau santannya kental dan bikin cantik warna masakan, rasanya juga gurih banget. Kalau suka juga sama sayur santan pedas bisa di coba nih. jadi kalau pas hujan gak melulu makan bakso atau mie ayam saja :)  Sasa Santan, Aslinya santan.

25 comments :

  1. aduh ini sih kesukaan suamiku, daun singkong pakai santan kental

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. Iya mba. Kalo ga pedes itu rasanya kurang pas hehehe

      Delete
  3. Favorit ulun nih daun singkong pakai santan.. rawitnya tolong dikondisikan mba 😂 bikin ngilerr

    ReplyDelete
  4. Duh liat ada rawitnya seger bgt kyaknya, apalagi musim hujan y mba dimakan sama nasi hangat.

    ReplyDelete
  5. Dan aku lapar lagi melihat postingan ini kwkwkkw. Aku juga suka tuh daun singkong pakai santan. Di Jawa ada namanya buntal, isinya teri Medan ih maknyus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duhh iya.. Sayang disini agak susah nyari teri medan yang bagus

      Delete
  6. kebayang dah nyamannya dimakan saat musim kaya gini mbak ditambah ikan asin. Jadi ngiler deh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duh aku malah jd lapar lagi kesebut ikan asin gini hahaha

      Delete
  7. Kalau ditempatku ini namanya sayur oblok2 hehehe.enak banget malahan beberapa minggu iNi aku masak sayur ini terus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah beda lagi namanya ya. Tiap daerah punya nama masing2 sepertinya

      Delete
  8. Duh... aku juga suka banget sama sayur ini. Sederhana tapi nikmat banget ya Mbak.. Jadi pengen masak kayak gini juga :)

    ReplyDelete
  9. Sedap sekali mba ruli, kadang mamah ku di rumah sering jg masak ini.. Ala ala nasi pdang deh jadinya hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahh iya.. Masakan padang identik sm daun singkong ya

      Delete
  10. Aku ga bisa makan sayur-sayur begini :( bisanya cuma makan sayur bening doang :D agak aneh lidah aku sama makanan Indonesia yg banyak campuran bahannya. Hihi *eh, padahal asli Indonesia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwk.. Berarti rima emang kada suka yang byk bumbu rempahnya

      Delete
  11. Waaah lezaat.. Besok bikin ahh cobain resepnya mbak Ruli hihi.
    Kalau ditambah daun pepaya enak ga ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enak juga mba. Cm daun pepaya kan agak pait gitu jadinya aku ga terlalu suka. Hehehe

      Delete
  12. Lagi pada ramai bahas yang berbau santan nih. Huhuhuhu godaan menu makanan dan minuman di mana-mana. Ku gak kuatttt

    ReplyDelete
  13. Suami saya tuh doyan banget dengan sayur daun singkong, mau dimasak apa aja suka. Kalau di rumah saya, daun singkong gratis mbak, tinggal metik aja hihihi... Ternyata masaknya nggak pakai air, ya jadi nggak terlalu banyak kuahnya.
    Emang betul kalo musim hujan itu enak makan pedes-pedes suapaya keringetan dan badan menjadi hangat :)

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meluangkan waktu membaca tulisan saya, Semoga bermanfaat. Ambil baiknya tinggalkan buruknya. Silakan tinggalkan komen yang santun ya tapi jangan tinggalin link hidup. Apalah arti tulisan saya tanpa kehadiran kalian..

ruliretno.com | BLOG DESIGN BY Labinastudio