Sunday, 8 November 2015

Wanita era modern lebih produktif dengan online

Assalamu'alaikum..
Hari gini, nyaris semua wanita semua usia bisa online ya. Ibu saya aja yang uda jadi nenek bisa online tuh buat belanja online sama nelpon cucu pake video. Anak saya aja perempuan yang masih TK juga bisa online meski sekedar video call atau youtube.
   Apalagi yang namanya wanita pelajar, mahasiswa, pekerja, termasukkkk Ibu rumah tangga dari kota sampai ke pelosok desa. Kok bisa ? Bukannya online itu wasting time, malah ngabisin duit kalau online nya buat belanja hihihi online cuma bikin mupeng katanya, online bikin nyandu gadget, bikin lupa kerjaan (ini sih saya keleusss.. wkwkwk). Masih inget kan dulu Angelina sond*** dalam kasus korupnya di sebut pernah belanja online hingga 300jeti dalam 1 tagihan. Salah satu efek produktif online juga tuh. Hehehe..
  Kalo ngorek-ngorek jelek mah gada habisnya dan bukan itu tujuan kita. Jadi tujuan saya nulis ini kan mengungkap sisi baiknya. Ga usah kenalan dulu pasti uda tau kan sama Indari Mastuti. Writer business specialist yang juga CEO nya indscript creative. Yang selama ini banyak membuat training online untuk produktivitas. Saya sendiri pernah ikut training online'nya indscript. Dan saya puas.. hehe di bimbing sampe akhir di kasi kritik dan saran perbaikan. Saya sih yes!!

INDARI MASTUTI
Penerima banyak penghargaan
Sumber
   
     Ah training online sekarang sih banyak, iya banyak. Iya banyak banget Tapi beliau ini memfokuskan diri untuk wanita. Nah yang kaya gini belum banyak. Kenapa sih harus perempuan? Bukan cuma pesertanya melainkan panitia dan trainner juga semua perempuan. Karena menurut beliau wanita ada sebagai tiang rumah tangga. Sentral dari segala ilmu dalam satu rumah. Dimana anak-anak pertama kali belajar hal apapun yaitu dari wanita yang ada di rumah. Entah ibu, nenek, kakak, wanita selalu jadi sentral dalam suatu rumah.
 
    Beberapa training yang pernah diadakan, seperti Banjir Order Tiap Hari, Bikin FB personal jadi nominal, Omzet 100 juta/bulan gimana?, Mau banjir order tiap hari? Ini caranya, Bikin Pelanggan Jadi Penjual, Membangun Konsumen Loyal, 1 Bulan Naik Omzet! Bisa! , 10 Rahasia Jualan tetap Laku, Konsep Iklan Agar Banjir Pesanan, dan masih banyak lagi. Ngiler ga tuh pengen ikutan.. training-training tsb sudah sukses membimbing banyak wanita dari kota hingga pelosok jadi makin produktif.  

Nah dari sekian training tsb. Berapa jumlah total peserta? Ratusan. Dan bagaimana seorang Indari Mastuti menyikapinya? Beliau selalu membuka layanan inbox untuk seluruh pesertanya tidak tanggung-tanggung. 24 jam loh bisa curhat. Akhirnya saking dekatnya komunikasi tak jarang dari curhat training jadi teman secara personal. Itulah yang bikin materi trainingnya juga lebih mudah di serap.
   Efeknya apa sih kalo akrab gitu. Namanya wanita ya. Selalu senang di dengar, di edukasi, akhirnya produktivitas meningkat. Hasil trainingnya menunjukkan efek yang bagus. Manajemen teratur dan kompak, sistem terarah dan omset meningkat. Ini loh yang di maksud online bisa meningkatkan produktivitas.
    Bagaimana tidak.. sistem training online ini fleksibel, yah pengajar dan murid tidak harus dandan cantik dan meninggalkan tugas lain selama training berlangsung. Hemat, tidak harus datang ke suatu kota/gedung/lintas provinsi hanya untuk ikut training. Biaya training juga bisa di tekan drastis hingga terjangkau banyak orang dan efektif karena training online yang di persiapkan dengan fleksibel sesuai waktu yang di sepakati juga akan membuat materi tersampaikan baik terlaksana matang. Termasuk wanita-wanita yang berada di pedesaan kini bisa lebih produktif mengembangkan usahanya dengan training online.
      Tanpa mengecilkan arti dari training offline.. tentu saja training online dan offline memiliki plus minus tersendiri. Kita hanya berusaha mengambil sisi positif dari sebuah layanan online. Yang bisa kita maksimalkan. Untuk bisa mengembangkan kreativitas wanita agar tidak berbatas lokasi, jarak dan biaya.
     Jadi online tidak melulu untuk media sosial, jual beli online atau donlot. Tapi bisa juga jadi sarana belajar bagi wanita dimana pun berada. Manfaatkan kemampuan kita untuk online untuk mendapatkan nilai plus sebagai wanita. Jadilah berilmu dan jadilah produktif. Tidak ada yang salah dengan menjadi lebih pintar kan. ;)

10 comments:

Lusi said...

Bener, kemudahan online seharusnya digunakan untuk belajar, bukan untuk buang2 waktu.

nirmanaimzubair said...

Setujuuu Mbak....jadikan online sebagai ladang pahala. Jika istri tambah banyak pahala, Insya Allah, rejeki suami dan keluarga juga akan bertambah banyak, AAMIIN

Ruli Retno Mawarni said...

Tulisan ini buat nyindir sy sendiri deh yg sering buang waktu online ga penting hihi

Ruli Retno Mawarni said...

Hihihi.. aamiin ya Rabb...

Gustyanita Pratiwi said...

Hihii seringnya orang yang ga ngerti bilang ke kita yg sering online ga ada kerjaan ya mb ruli, padahal biasanya lagi menjaring rizki lewat itu

Inda Chakim said...

iyak, online skrg harus bnr2 dimanfaatin sbaik mungkin, baik berburu rejeki, ataupun belajar..
slut bwt mbak indari

Ruli Retno Mawarni said...

Image nya jd gitu ya mba.. klo online di kira main2 hehehe.. main2 yg jd duit

Ruli Retno Mawarni said...

Setujuuuuu :)

Mr. Howto said...

online memang cocok bagi ibu rumah tangga, tak perlu keluar rumah, aman pula

riawani elyta said...

Iya. Sekarang byk aktivitas bisa dipindahkan versi online, ya kursus, ya nulis ya jualan dsb. Tinggal pinter2nya kita gunakan peluang ya mak