Monday, 14 September 2015

Suka duka bisnis yang tidak biasa

Assalamualaikum
Bisnis anda apa? Kuliner... oh iya biasa. Property... biasa juga. Elektronik, retail, konveksi. Beragamny bisnis tapi biasa saja ya. Biasa dalam artian banyak orang lain menggeluti bisnis yang sama meski beda brand. Lalu bisnis yang tidak biasa itu apa? Terus apa suka dukanya menggeluti bisnis yang tidak biasa.

Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk di muka bumi, canggihnya teknologi. Maka kebutuhan manusia juga semakin meningkat dan beragam.

    Mari kenalan dengan Mba Indari Mastuti, seorang writer business specialist. Hayooo.. agak asing kan ya.. okey yah kalo para blogger atau penulis pasti taulah ya. Tetapi bisnis di bidang ini tidak banyak di geluti orang. Lalu tampak seperti "tidak biasa"

   Beliau adalah orang pertama, bahkan wanita pertama yang memulai menjadi writer business spesialist dan sudah 8 tahun Menjadi CEO dari indscript creative. Memiliki bisnis yang tidak biasa seperti beliau pastilah suka dukanya banyak sekali ya.

Berikut saya mau merangkum kisah suka duka Mba Indari Mastuti ya.

Suka nya dulu ya:

  1. Bekerja sesuai passion kita sendiri selalu menyenangkan
  2. Banyak kesempatan berinovasi.
  3. Melatih mental tangguh dan sabar bertahan
  4. Menjadi pelopor adalah prestasi
  5. Kesempatan menjadi di kenal karena "beda"
  6. Saat orang-orang mulai ingin memiliki bisnis seperti kita, kita sudah lama berjalan dan memiliki customer khusus sehingga membentuk anggapan kita sudah terbukti handal dan terpercaya.
  7. Saingan yang tidak banyak memperkecil peluang adanya pihak-pihak yang bersaing tidak sehat

Dukanya

  1. Mengharuskan kita banyak mengedukasi tentang barang/jasa yang kita bisniskan
  2. Harus bekerja keras mendapatkan konsumen terutama dalam kepercayaan
  3. Pemasukan yang belum stabil bahkan bisa sangat minim di awal sangat beresiko menjatuhkan usaha.
  4. Banyak tanggapan negatif

Suka duka tentu berbeda pada tiap bisnis. Itu hanya kesimpulan umum yang di anggap sering terjadi. Toh nyatanya di bisnis apapun selalu ada tantangannya. Dan masih tetap lebih banyak suka daripada duka. Iya kan?

Mba Indari mastuti sudah mengalami bisnis ini naik turun bahkan berada di titik terendah. Ketika beliau di tanya :

Bagaimana kondisi Indscript creative saat titik terendah? Pada suatu titik kami pernah menghadapi situasi omzet yang jeblok dengan operasional yang tinggi. Pemasukan minim, jumlah piutang tak tertagih besar. Sehingga akhirnya bisnis menjadi tidak sehat. Satu persatu utang digali, aset terjual, karyawan hilang, dan manajemen menjadi kusut. Kondisi ini dialami hingga 2 tahun.

Bangkit dan terus berpikir positive adalah jalan keluar terbaik. Mengabaikan anggapan negative orang sekitar. Mba Indari terus melaju membangun mimpi yang sudah beliau tanam sejak kelas 4 SD yaitu sebagai penulis yang saat ini namanya menjadi writer business specialist.

Jangan takut menjadi beda. Dengan beberapa tips dari mba Indari Mastuti:

  1. Siapkan mental yang kuat dan sabar yang berlipat karena kedepannya pasti akan menggerus emosi. 
  2. Bentuk tim dan bekali mereka dengan ilmu dan spiritual yang memadai - Perkuat manajemen keuangan agar tidak terjadi kebocoran 
  3. Marketing adalah ujung tombak perusahaan, maka perkuatlini ini dengan tim yang tangguh 
  4. Cari dan praktikkan inovasi-inovasi yang bisa jadi sumber pemasukkan 
  5. Lakukan bisnis atas dasar berbagi, dengan demikian ilmu, link yang Anda dapatkan akan terus bertambah

Berani coba ?

13 comments:

turiscantik.com said...

makasih tipsnya mbak sukses selalu ;)

Titis Ayuningsih said...

Belajar dari Teh Indari, thanks Mbak untuk sharingnya ^^

Titis Ayuningsih said...

Belajar dari Teh Indari, thanks Mbak untuk sharingnya ^^

F.Nugroho said...

Semoga bisa ikut meniru menjadi beda :)

F.Nugroho said...

Semoga bisa ikut meniru menjadi beda :)

Ruli Retno Mawarni said...

Aamiin.. makasih sdh mampir :)

Ruli Retno Mawarni said...

Mba indari memang ispiring ya mba titis ;)

Ruli Retno Mawarni said...

Menjadi beda itu unik dan beda ya.. hehehe..aamiin

Lidya said...

ikutan belajar ya mbak dari sharing di postingan ini

Inda Chakim said...

ah senengnyaaa blogwalking, dimana mana dpet ilmi, sperti saat maen kemari, tengkiu ya mbk

Ruli Retno Mawarni said...

Monggo makasih uda mampir

Ruli Retno Mawarni said...

Sama2 mba

kornelius ginting said...

Memang masih sedikit yang menekuni bidang ini....semoga tulisan ini menginspirasi kita para pegiat di dunia kepenulisan...