Monday, 10 August 2015

Ketika anak - anak bertanya tentang haid ?

Percakapan 1.
Kenapa bunda gak solat? Bunda lagi M.
M itu apa bunda? Males, jawab bundanya singkat.
Esoknya si anak tadi ga mau solat dengan alasan yang sama, lagi M katanya.

Percakapan 2.
Saya kutip kurang lebih dari salah satu kartun di tv
Kenapa kaka tidak puasa ? Karena kaka lagi libur. 
Kenapa kaka bisa libur puasa ? Karena perempuan ini istimewa.
Istimewa??? 

Assalamu'alaikum
Apa yang akan anda jawab ketika anak bertanya apa itu haid? Apa itu mens? Apa itu "lagi M" ? Pastinya 1-2 kali pernah denger cerita yang kurang lebih potongan cerita di atas ya.
Sedangkan di percakapan kedua, jawaban seolah-olah hanya wanita di dunia yang di istimewakan oleh Tuhan. Padahal setiap manusia laki-laki dan perempuan kan di muka bumi ini adalah istimewa. 

Okey...jadi kira-kira kapan anak-anak akan bertanya tentang haid/menstruasi?


Pointnya adalah
1. Kapan anak tau kita sedang mengalami menstruasi ?
- biasanya ketika akan ibadah yang sudah bersifat rutin (kebiasaan), yang ketika ia melakukan sedangkan kita tidak melakukan. Contoh ketika puasa dan solat

2. Kapan ia melakukan ibadah?
- sejak dini biasanya kita sudah mengajarkan ia ibadah, utamanya solat biasanya sejak umur 1-2 tahun pun sudah mulai pakai mukena, atau pake peci lalu di ajak berjamaah. Namun untuk bersifat kebiasaan atau kita wajibkan umumnya ketika 3 tahun keatas. (Tidak sama tiap anak tapi umumnya dan anak saya sendiri mulai teratur solat di usia 3 tahun)

3. Kapan anak bertanya ?
-  ketika ibadah akan di mulai atau sedang berlangsung lalu ia melihat kita (ibunya) tidak beribadah bersamanya maka saat itulah ia bertanya kenapa mama/ bunda/ ummi tidak solat atau tidak puasa ?

Jadi kesimpulannya, anak untuk bertanya tentang haid adalah ketika usianya memang terlihat cukup untuk tau apa itu haid. Tidak perlu di tutupi apalagi di bohongi dengan alasan dia masih kecil belum boleh tau atau Tidak perlu tau.

Masuk akal gak kalo usianya 2 tahun terus bertanya, kenapa mama tidak solat, padahal waktu itu dia juga baru banget bisa. Pastilah belum rutin dan moody di ajak solat atau puasa. Berucap juga belom lancar banget ya..hehehe

Saya mendapat pertanyaan apa itu haid ketika anak saya baru berusia 4 tahun. Baru banget ultah ke 4 tahun ketika solat magribnya sudah mulai rutin. Nyaris tiap malam tanpa terlewat. Bahkan ketika papanya tidak di rumah saya gantikan menjadi imam. Tiada solat terlewat tanpa saya. Jadi ketika saya tidak solat dan dia harus solat sendiri maka pertanyaan itu keluar.
Lalu apa jawaban yang harus kita beri supaya gak berbohong dan anak mengerti lalu kita bisa mengatasi.

** kenapa mama gak solat
- mama lagi haid
** haid itu apa ma?
- haid itu artinya mama lagi mengeluarkan darah kotor
** darah kotor itu apa?
- sama seperti ketika kita pipis atau pup itu kotoran yang ada dalam badan yang harus di keluarkan. Nah kalau haid itu darah yang kotor dalam tubuh dan harus di buang
** kenapa papa gak haid ma?
- itulah bedanya laki-laki dan perempuan, laki-laki ga akan haid seumur hidup. Kalau perempuan akan haid
** Kenapa Qorira ga haid ma?
- Qorira akan haid tapi nanti kalau sudah besar, kalau sekarang belum
** haid itu bentuknya gimana ?
- haid sama seperti pipis juga keluar dari tempat pipis juga.
** kenapa kalo haid mama gak solat ? Kalau pipis kan boleh solat
- karena kalo haid itu berhari-hari bersambung, kalo pipis cuma sebentar-sebentar. Tapi sama saja haid dan pipis itu kotor jadi tidak boleh solat
** kenapa pipis sama haid itu kotor
- kalo Qori pup sama juga kotornya. Bukan cuma pipis dan haid. Kenapa kotor ya karena itu harus di buang. Jadi sama seperti sampah yang harus di buang. Kalo gak di buang badan kita penuh sampah bisa jorok dan sakit.

Dari semua penjelasan pendek tsb alhamdulillah Qorira mengerti. Tidak harus berbohong atau menutupi. Toh nyatanya ketika ia ke mesjid orang-orang bertanya kemana mamanya. Ia akan jawab dengan santai mama lagi jagain adek atau lagi haid. Orang yang bertanya kepada saya, di kira Qori tau haid dalam arti lain. Saya jawab tidak, Qorira tau arti haid yang sebenarnya. Bukan di samarkan dengan arti lain.
   Ada yang bilang anak terlalu dini untuk di kasih tau. Tapi hanya kita yang tau kapan anak cukup siap untuk menerima penjelasan kita terhadap sesuatu. Ketika ia sudah banyak bertanya maka saat itu pula anak sudah siap menerima penjelasan. Dengan catatan menggunakan bahasa yang mudah ia mengerti. 
   Tuhan sudah cukup baik untuk memberi rentang perkembangan anak. Maka anak yang terlalu kecil tidak pernah bertanya kenapa bunda tidak solat sampai ia kemudian bertanya maka pada saat itu ia telah siap menerima jawaban.
   Sebaiknya sejak dini tidak membiasakan untuk berbohong pada anak terutama untuk edukasi yang berkaitan dengan seksual. Daripada ia mendapatkan penjelasan yang tidak tepat dan bukan dari sumber yang akurat. 
   Seks bukan lagi di anggap tabu asal di informasikan dengan tepat dan benar. Mulai kecil ajarkan anak bedanya perempuan dan laki-laki agar ia bisa hidup dengan penuh aturan. Terhindar dari seks bebas. 
   Jangan pula mengatakan ketika haid bahwa kita sedang libur. Jawaban tsb hanya akan menyulitkan kita di kemudian hari ketika anak menanamkan pikiran bahwa ibadah wajib itu boleh libur. 
   Jadi ketika anak bertanya tentang haid, pastilah usia anak itu sudah siap menerima penjelasan kita karena dia memgetahui kita haid ketika ia sudah mulai rutin solat yaitu di range usia yang sesuai.
   Lebih baik jujur daripada membuat tabu penjelasan tentang haid. Daripada kelak anak ketika sadar bahwa M itu bukanlah malas maka anak bisa bertanya kepada temannya yang sama-sama tidak tau.
Tetaplah jadi orang tua cerdas dan jujur. 

Orang tua yang jujur akan melahirkan anak-anak yang jujur.

9 comments:

Bunda Shidqi said...

ah sama pertanyaannya dgn Shidqi Selma sblm aku hamil, mereka nanyanya juga knp gak aholat, kenapa haid, dll :D
thanks tipsnya :-)

Ruli Retno Mawarni said...

PR bgt ya mba spy kita menjawab dgn jawaban yg bener2 bisa di terima oleh mereka tanpa merusak pikiran mereka..hehe
Makasih uda mampir mba..

(sulis) bunda raka-alya said...

Makasih tips nya mb.... Anakku yang cowok dah pernah nanya ttng menstuasi juga...yang cew sih blm. Skrng dah siap dengan jawaban bijaknya....

Christanty Putriarty said...

wah untung baca artikel keren tentang menstruasi di blog kece ini. Betewei aku belum difolbek twitternya ya mbak (@cputriarty) ..tengkyu :)

Ruli Retno Mawarni said...

Wah di blg kece pdhl masih nubi..hehe
Sudah di folbek mba..kmrn sempet buka bio nya krn ga ada tulisan blogger jd aku ragu mau folbek..hihi..skrg uda ya.. salam kenal mba

Ruli Retno Mawarni said...

Mudah2an bermanfaat yah..

Keke Naima said...

biasanya kalau anak bertanya juga saya cba jawab apa adanya, Mbak. Tentu aja disesuaikan dengan usianya

Ruli Retno Mawarni said...

Iya mba.. banyak belajar dari mba nih cara komunikasi sm anak. Jujur tapi bisa di terima dan edukatif..

Liza Fathia said...

Bener banget mbak ruli. Lebih baik kita jelaskan apa adanya.