Sunday, 21 June 2015

8 tips mengajarkan anak berpuasa

Wah Qorira puasa? Iya alhamdulillah.
Seharian? Iya alhamdulillah.
kan dia masih TK ? Iya alhamdulillah 
masih 4 thn ya umurnya?
MasyaAllah... 
Pixabay

Ibu : Kenapa anak di suruh puasa? 
Me  : Qorira yg mau bu
Ibu : jangan di paksa ! 
Me  : Sama sekali ga di paksa kok bu
Ibu :biarpun dia mau ya kamu kasih makan aja kalo jam 12! 
Me : Jam 12 Qorira bobo siang bu. Itu juga di tawarin makan tapi ga mau
Ibu : emangnya Qori ga lapar? 
Me : Lapar tapi kalo uda jam 6, jadi kurang 15 menit lagi ya ditahan bu supaya full.

Obrolan pertama adalah sama teman-teman yang kebetulan tanya puasa Qorira. dan setiap yang tau rata-rata kaget. Karena Qorira masih 4 tahun. Dan bisa full seharian, alhamdulillah. Tapi beberapa di antaranya termasuk ibu mengira saya terlalu keras mengajarkan agama kepada anak. (Tampang-tampang ibu keras kali yak. Hehehe...gak kok aslinya baek) Apalah-apalah.. 

saya mau share tips mengajak anak berpuasa ala saya. 

1. Mengajak dengan kasih sayang.
jangan sampai mengajak dengan kekerasan, khawatirnya anak bisa diam-diam berbuka. Caranya ceritakan apa-apa yang dia dapat dengan berpuasa. ceritakan sebesar apa pahala yang di dapat dengan berpuasa. 

Tapi sebelumnya tentu saja taraf ini adalah taraf dimana anak sudah mengenal surga dan neraka. Kalau belum tau, bisa ceritakan yang lebih mudah. Misalnya dengan puasa akan makin di sayang Allah dan apa-apa yang di minta akan di berikan Allah. Tentunya dengan cerita yang lemah lembut dan menarik.

2. Tawarkan hadiah
tidak ada salahnya mengiming-imingi hadiah. meski akhirnya membuat anak tidak ikhlas puasa karena ibadah karena ingin hadiah. Tidak mengapa karena masih kecil. Karena fokus kita adalah mengenalkan puasanya dan melatih puasanya. 

Pelajaran ikhlas hanya mengharap pahala Allah bisa kita ajarkan pelan-pelan di tahun berikutnya setelah ia mendekati usia wajib puasa.
yang penting di catat adalah jangan meingimingi hadiah di luar kemampuan anda karena menganggap si kecil tidak mampu puasa.

3. Buat saur yang menyenangkan
beberapa teman bercerita kalau anaknya sulit sekali makan ketika saur.apalagi saur pertama. Maka sebagai orang tua tidak ada salahnya mengalah dengan menyiapkan menu yang di sukai anak meski kita tidak terlalu sreg. Bagusnya sih menu yang di sukai semua anggota keluarga ya.

bukan cuma makanan yang dia suka, tapi juga situasi, misal dia suka makan lesehan dan pake tangan maka buatlah situasi tsb. Lalu snack yang dia suka, saya menyiapkan es krim yang boleh ia santap sebelum sahur. Karena saya bilang saat puasa tidak boleh makan minum. Jadi manfaatkan waktu saur untuk menikmati makanan yang dia suka.

4. Buat harinya sibuk
tahun ini puasa bertepatan libur sekolah. Anak yang kecil balita seperti Qorira belom punya pesantren ramadhan kan ya. Dia full di rumah. Karena itu sebagai ibu atau yang mengasuhnya harus siap sedia segala kegiatan yang membuatnya sibuk sehingga lupa kalau lapar. Wajar ya Kalaupun akhirnya lapar buatlah agar kegiatannya lebih menarik daripada makanan.

Ide tsb bagus buat anak yang super aktif seperti Qorira. Karena ia lebih suka sibuk daripada makan. Bagi anak yang pendiam maka buatlah kesibukan yang sesuai karakternya. Misalnya dia suka nonton kartun atau bermain boneka.

5. Luangkan lebih banyak waktu untuk memotivasinya sepanjang hari.
saat dia merasa lemah tentunya dia butuh tempat mengadu. Dia secara wajar pasti akan bilang lapar, haus atau sakit perut atau lemes atau mau makan,minum dsb.

Maka hadirlah selalu mendengarkan dan memberi semangat. Ucapan kecil tapi menguatkan seperti "wahh.. kok lapar, kaka kan puasa, kan kaka kuat tuh sampe magrib, kurang dikit lagi loh.. yuk kita main.."  beda anak beda type. Saya mengucapkan itu ke anak saya Qorira dan dia selalu confidence setiap saya bilang begitu. Kalau anda pasti lebih tau mana kata-kata yang membuatnya confidence.

6. Siapkan dana berlebih.
sedikit banyak menghibur anak yang sedang berpuasa pasti butuh biaya. Misal dana membelikan mainan tambahan atau snack kesukaan dia atau kuota internet mungkin untuk membuatnya sibuk menelpon video sepupunya. Tidak harus banyak. Tapi siapkan saja budgetnya. Ya kan.. :p

7. Beri pujian
setiap ia berhasil melakukan ibadah. Jangan segan memuji. misal ia bilang berhasil menahan amarah atau tidak menangis. Apalagi kalau ia berhasil menahan nafsu makannya ketika sepupu/teman nya tidak puasa. Kalau kita pelit pujian hanya demi ia tidak manja bisa jadi esok ia akan malas berbuat kebaikan. pujian yang berlebih memang tidak baik. Tapi tidak ada salahnya bila pujian di obral di bulan ramadhan. Seperti halnya Allah mengobral pahala di bulan ramadhan.

contohnya:
Mah..qori tadi jatuh tapi ga nangis. 
Wah.. alhamdulillah anak mama pintar jadi ga batal deh puasanya.

Pertama, hal itu menenangkan hatinya
kedua, hal itu pujian yg bisa memancingnya untuk terus lebih baik
ketiga, mengajarkan anak bahwa menangis (emosional) merusak puasa

8. Jangan bermuka dua
hehehe kejam amat ya bahasanya. Maksudnya jangan cuma penuh cinta pas anak lagi puasa. Terus pas uda malam balik lagi kita yang emosional pas dia seger dan lincah. Hehehe.. intinya mah anak memang di lahirkan sebagai ujian bagi orang tuanya. Jadi puasa ramadhan bukan cuma bisa ngajarin puasa. Tapi kitanya juga harus lebih sabar dan penuh cinta ke anak. Jauh lebih dari hari-hari biasa terutama ketika anak beribadah. Karena anak tidak pernah gagal meniru perilaku orang tuanya. 


Nah.. itu tips dari saya.. semoga bermanfaat.. 
jangan lupa kalau anak berhasil puasa di tulis di blog. Agar suatu saat anak kita bisa membaca dan mengingat perjuangannya puasa.

Foto 1. Hari ke 1 Qorira puasa. Jam 10 pagi. Bibirnya kering. Tapi dia happy ajah. kuat

Foto 2. masih hari ke 1. saat sudah jam 5 sore bersama eyang uti di ajak ke pasar kue lemes banget tapi tetep semangat memilih takjil berbuka
Foto 3. menit-menit menjelang buka. Sudah mulai teriak lapar haus melihat banyak makanan. Tetep semangat menyiapkan semua. Meskipun sepupunya saat itu sedang tidak puasa.

Akhirnya sampai juga waktunya..
Alhamdulillah Qorira bisa puasa full seharian selama 29 hari.. Buat saya ini pencapaian luar biasa untuk anak usia 4 tahun yang baru pertama belajar puasa. Qorira bolong sehari ketika mudik ke rumah oma. Kelamaan di mobil dia mabuk dan ngerasa sakit perut. Bolong deh 1 hari.
Alhamdulillah 





3 comments:

Leyla Hana Menulis said...

Masya Allah, hebatnya Qorira. Semoga jadi anak soleh. Anak2ku masih 1/2 hari puasanya :-)

Vety Fakhrudin said...

Subhanallah, kakak Qorira kerennn...jadi malu sama diri sendiri, anak saya beberapa waktu lalu ikut bangun pas sahur, malah besoknya saya usaha biar nggak kebangun. Lalu setelah saya pikir2 kenapa nggak dibiarin ikut sahur ya,kan biar bisa sekalian belajar mengenal puasa :)

Asy-syifaa Halimatu Sadiah said...

MasyaAllah, keren banget, aku aja kayaknya waktu 5 tahun masih tengok kulkas buat nyuri sosis, haha. Semoga puasanya lancar ya sayang 😄😄

Boleh dong Mbak mampir dan komentar disini